23 Tahun /rif

1
300
Ovy (gitar), Andy (vokal), Magi (drum), Jikun (gitar), Tedy (bas). Foto: Galih
Ovy (gitar), Andy (vokal), Magi (drum), Jikun (gitar), Tedy (bas). Foto: Galih

Gemusik – Hari ini 23 tahun sudah /rif meramaikan dunia panggung dan rekaman rock Indonesia.  Sebuah perjalanan cukup panjang untuk mengantarkan pada tingkat kematangan sebuah kelompok musik. Delapan album sudah mereka rilis. Dengan melewati gelombang pasang surut, /rif tumbuh dan besar sebagai band rock berpenampakan modis yang lekat dengan alkohol. Band yang tidak pernah kehilangan magnet ketika beraksi di atas panggung. Yang dianugrahi seorang vokalis dengan kemampuan seorang entertainer sejati.

Malam ini, rif akan merayakan ulang tahunnya di sebuah gedung bekas ‘Ohara dan merekonstruksi tempat tersebut ke bentuk semula sebagai kafe yang telah turut membesarkan nama mereka.  “Kami akan membawakan lagu-lagu cover yang dulu selalu kami bawakan di kafe itu,” kata Andy tertawa-tawa.

Sekadar mengingatkan, /rif merupakan band Indonesia pertama yang dikonktrak Sony Music. Mereka menjadi rising star segera setelah merilis debut album Radja pada 16 Oktober 1997.  Sebuah lompatan ‘barudak Bandung’ yang memberinya  Platinum Awards serta penghargaan MTV Most Wanted New Comer pada 1998. Dua  buah hitnya, “Radja” dan “Bunga”, tetap digemari publik dan merupakan lagu-lagu yang selalu dibawakan sampai hari ini. Beberapa hit yang membuktikan bahwa /rif memiliki kemampuan bermain di wilayah komersil bisa dilacak dari sukses “Jeni”, “Salah Jurusan”,  “Loe Tu Ye” (menyabet VMI Awards, Maret 2001), atau “Joni Esmod”.

Pada 2004, lagu berjudul “Dunia”  turut menghiasi soundtrack  film Spider Man untuk wilayah edar Asia. Pada tahun itu pula /rif dipercaya membuka konser Korn dan tampil sepanggung bareng Mr. Big di Java Rocking Land. Namun perubahan kebijakan Sony Music membawa perubahan pada keberadaan mereka di label tersebut. /rif tidak lagi menempati posisi sebagai Priority Artists sebagai konsekuensi logis dari bermunculannya para pendatang baru.

Setelah merilis 18 Years of RocknRoll pada 2013, yang jadwal rilisnya berulang kali mengalami penangguhan, kontrak kerjasama kedua belah pihak pun berakhir.  Kini /rif sepenuhnya menjadi musisi indie. Sementara Tedy, bassis yang selama ini membantu mereka sudah diangkat sebagai personil tetap. Toh, pengalaman dan nama besar tidak serta merta memuluskan jalan. Sekali waktu pernah mencoba bekerja sama dengan sebuah management. Tidak main-main,  mereka menggarap album baru di Abbey Road, stduio rekaman legendaris yang pernah digunakan The Beatles, Pink Floyd, U2 dan band besar lainnya. Entah kenapa, kerja sama ini kandas di tengah jalan. Mester album yang seluruh lagunya berbahasa Inggris itu tidak ada kejelasan kapan akan beredar.

“Gue sih sudah pasrah. Kalo album itu bisa edar, syukur. Kalo nggak, mau gimana lagi?” cetus Jikun. Dalam upaya bertahan, mereka mencari kesibukan masing-masing. Magi kerap tampil membawa konsep live PA, Andy tampil solo di berbagai kesempatan, Jikun membentuk Jikunsprain yang beraliran total metal, Ovy mendirikan The Bangor bareng Nicky Astria. Merilis single juga menjadi salah satu strategi agar /rif tetap eksis. Single yang dimaksud adalah “RUM” (2014), “Turn Of Yhe Light” (2015) dan “Nikmati Aja” (2016), judul yang dengan album /rif yang dirilis pada Februari 2000.

Bagi yang mulai lupa, /rif merupakan metamorfoza dari Badai Band yang terbentuk pada 1992 dengan formasi antara lain Baron, gitaris yang kemudian mendirikan Gigi. Tampil dari kafe ke kafe memainkan lagu-lagu Top 40, tidak memberinya kemajuan berarti. Pada 1994 Badai Badai berganti nama menjadi /rif (akronim dari Rhythm In Freedom) dengan formasi Andy (vokal), Jikun (gitar), Denny (gitar), Iwan (bas) dan Magi (drum). /rif mulai mengkhususkan diri memainkan rock alternatif dan selama beberapa tahun menjadi home band kafe O’Hara. /rif menjelma menjadi band glamor dan nampak betul sangat memperhatikan penampilan.  Namanya meroket setelah merekam sendiri ingle “Radja” yang berhasil merajai tangga di radio Oz dan Ardan (Bandung) serta Prambors (Jakarta). Lagu inilah yang mempertemukan /rif dan Sony Music. (*)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.