70sOC Rilis Video yang Terinspirasi Serial Detektif

Aroma musik funk '70-an, serial detektif, dan sirene mobil polisi. So funk, isn't it?!...

1
28

GeMusik – Band funk rock Bandung, 70sOC (dibaca: seventis o-si) merilis video musik sekaligus single kedua berjudul “Angelic Wing Machine”. Tembang itu diambil dari album perdana Electric Love yang dirilis tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Ge-Playlist: Rajasinga, Airportradio, 70sOC, dll.

“Berjarak cukup lama karena baru tahun ini 70sOC memiliki tim manajemen yang lebih solid,” tulis mereka dalam siaran pers-nya.

Lagu “Angelic Wing Machine” yang bertempo cepat dan menggebrak itu dipilih karena selalu menjadi lagu pembuka di setiap panggung 70sOC. Sekaligus menekankan formasi terkini yang selalu ditemani oleh additional player pada posisi kibor dan trompet. Bahkan untuk panggung besar, mereka biasa memboyong brass section dan perkusi.

Menurut band asal Bandung ini, ide lagu “Angelic Wing Machine” muncul saat menyimak berita sehari-hari.

70sOC – Foto oleh Sindhu Banyusekti.

“Seringkali kita digiring memilih berita buruk ketimbang baik. Karena tentu saja, bad news is a good news. ‘Angelic Wing Machine’ adalah sindiran untuk tetap optimis,” jelas mereka. “Sehingga muncul harapan malaikat bersayap yang bisa membantu meyakini kalau dunia adalah tempat yang baik. Meskipun akhirnya keputusan ada di diri kita sendiri: Apakah membiarkan mereka mengontrol informasi untuk kita, atau kita sendiri menentukan informasi mana yang akan diserap?”

Video musik “Angelic Wing Machine” adalah upaya perdana vokalis/gitaris Anto Arief sebagai sutradara klip yang dibantu oleh Raven Navaro untuk pengerjaan teknisnya. Syutingnya menggunakan mainan mobil polisi vintage milik 198X Toys Museum (Zero Toys). Konsepnya memparodikan serial televisi polisi/detektif era ’70-an. Karena di era tersebut hampir semua serial polisi/detektif lazim memiliki theme song bernuansa funk bertempo cepat yang heroik dan enerjik, serupa dengan “Angelic Wing Machine”.

Bagi Anto Arief sendiri, film-film serial televisi polisi/detektif yang masuk di Indonesia pada tahun ’80-an itu menjadi momen bersejarah, sebab itu pertama kalinya ia mengenal musik funk ’70-an.

Baca juga: 70sOC Luncurkan Album Baru Berjudul Electric Love

Perilisan video musik ini sekaligus memperkenalkan formasi terbaru 70sOC. Selain ada Anto Arief (gitar/vokal) dan Gantira Sena (drums), kini diperkuat juga oleh bassis Fabian Gifarian menggantikan Galant Yurdian yang kembali ke Lampung untuk meneruskan bisnis keluarga.

Setelah awal tahun ini mengadakan konser, hearing session dan diskusi dalam tajuk 70sOC Electric Love: Funkified! di Bandung, 70sOC mengisi sepanjang tahun 2018 dengan beberapa kali bermain di panggung besar seperti Java Jazz 2018, Hodgepodge Superfest 2018 dan Synchronize Fest 2018. (*)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.