Beri Hormat Pada The Rollies!

Sejumlah musisi Indonesia berkumpul dan merekam beberapa lagu sebagai bentuk penghormatan kepada band legendaris The Rollies.

1
13

GeMusik – Salute The Rollies merupakan sebuah kegiatan kolektif, sukarela, sepenuh hati, dari musisi untuk musisi, dalam hal ini adalah untuk grup legendaris The Rollies.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Barry Likumahuwa, menghasilkan sebuah album dengan melibatkan delapan grup yang direkam dengan membawakan lagu lagu karya The Rollies, di antaranya Adhitia Sofyan feat. Indra Aziz (Sunshine Brotherhood), Bonita & The Hus Band (Pahlawan Revolusi), Dialog Dini Hari (Burung Kecil), Endah N Rhesa (Setangkai Bunga), Glenn Fredly (Kemarau), Laid This Nite (Astuti), R.I.M.A (Hari-hari), dan TOR (Bad News).

Di awal tahun 2018, Barry (yang juga putra dari Benny Likumahuwa, pemain trombone The Rollies), mencetuskan ide untuk membuat sebuah gerakan yang tujuannya adalah mengingat kembali karya karya dari band Indonesia The Rollies yang sudah berusia 51 tahun.

“Mereka berdiri tahun 1967 dan masih aktif hingga sekarang. Lagu-lagu mereka jaman dulu sangat populer, bahkan banyak prestasi yang diraih hingga tampil dan rekaman di mancanegara. Rasanya sayang kalau musiknya berhenti di situ saja,” ujar Barry.

David Tarigan, salah satu pengagum The Rollies, menganggap bahwa Salute The Rollies sebagai sebuah kegiatan yang positif. “Melalui album ini, ingin orang Indonesia paham makna bahwa musik Indonesia adalah tuan rumah di negeri sendiri.”, ujarnya seperti yang dikutip di sampul cakram padat album Salute The Rollies.

Proses merekam audio-visual dilakukan secara live di Earspace, di ruko Pasar Kita Pamulang, yang diatur sedemikian rupa sehingga bisa merekam audio-visual dari band-band yang tampil. Audio direkam oleh Dimas Pradipta dengan dukungan perangkat oleh Melodia Musik. Sedangkan gambar latar belakang video dibuat secara kolektif oleh seniman muda Lo.Cult yaitu Popomangun, Gula, Bulletos, Mahendra Nazar, Rezamorp. Video direkam oleh Nala Satmowi, Rendi Raditya, Shandy Ernawan, serta dibantu tim produksi dari Reiproject Management. Ilustrasi dan tata desain sampul album dibuat oleh Rhesa Adityarama dan CD-nya diduplikasi oleh demajors.

Album fisik dan digital ini tidak untuk diperjualbelikan atau dikomersialisasikan. Kepingan album dicetak secara terbatas (1.000 keping) dan hanya bisa dipesan melalui situs www.salutetherollies.com dengan membayar ongkos kirim saja. Video rekaman dapat dilihat di kanal Youtube demajors sebagai arsip musik dan tidak termonetisasi.

“Ini semua sebagai gerakan tulus dari berbagai lini untuk menghormati band The Rollies agar tetap bisa terdokumentasi dengan baik. Berharap agar album ini menjadi persembahan penutup tahun 2018 yang manis untuk dunia musik Indonesia,” jelas David Karto dari demajors.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.