Black Rebel Motorcycle Club – Wrong Creatures

Album kedelapan dari trio rock asal Amerika ini masih menyajikan anthem yang enerjik untuk para penjelajah jalanan.

0
97
- Advertisement -

Wrong Creatures
BLACK REBEL MOTORCYCLE CLUB
Vagrant Records (2018)

Black Rebel Motorcycle Club (BRMC) membuka tahun 2018 dengan album kedelapan bertajuk Wrong Creatures. Album terbaru trio rock asal Amerika Serikat ini masih mengandung banyak energi yang menjadi bahan bakar di album-album mereka sebelumnya.

Kebiasaan memainkan irama rock jalanan BRMC memang masih belum hilang. Mulai dari keliaran garage-rock, liukan psikedelik rock, sentuhan blues, hingga raungan space rock.

Semua masih terasa kuat mulai dari nomor pembuka “DFF” yang berisikan instrumen penuh misteri – kemudian pada “Spook”, “King Of Bones”, “Haunt”, “Question Of Faith”, hingga “Little Thing Gone Wild”.

Keseluruhan nomor di atas masih menggambarkan jika hamparan padang pasir yang gersang dan medan terjal masih menjadi rute yang menyenangkan untuk dilalui.

Namun, perlahan ketiga pengendara – Peter Hayes (vokal & gitar), Robert Been (vokal & bass), dan Leah Saphiro (drum) – mulai mengurangi kecepatan mereka dan membelokkan kemudi untuk memasuki medan musik lain yang lebih mulus dan beraspal.

Seperti pada track “Echo”, “Ninth Configuration”, atau “Circus Bazzoko” yang sedikit banyak menyajikan modernitas musik indie-rock. Ya, lewat tiga tembang itu tampaknya mereka hanya ingin melihat-lihat bagaimana pemandangan kota yang terlihat membosankan. Dan bagi mereka yang terlanjur nyaman berjibaku dengan jalanan berbatu pasti enggan berkendara dengan lagu terakhir yang disebutkan tadi.

Perjalanan Wrong Creatures berakhir khidmat dengan dentingan piano dan gebukan drum dengan tempo lamban pada lagu “All Rise” yang tampaknya bagai ikrar jika penjelajahan musik BRMC tidak akan berhenti sampai di album ini.

“Someday I will take your hand / Moving through another land…”

Mereka yang terlanjur gandrung dengan identitas musik rock n’ roll BRMC pasti masih akan menyambut baik Wrong Creatures. Meski tidak keseluruhan materi pada album ini akan membakar jiwa para penjelajah aspal. Tapi setidaknya jaket kulit, celana jeans, dan sepatu boot masih relevan menjadi atribut untuk mendengarkan album ini sambil menenggak satu botol bir di sudut bar tanpa perlu harus terburu-buru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.