Brigade 07 – No Regret

No Regret telah membuktikan kadar pendewasaan dan energi yang segar dari musik Brigade 07.

1
198

Artist : Brigade 07
Album : No Regret
Label : TWEC Records / demajors (2017)

Pendewasaan Brigade 07 sudah jelas terlihat sebelum jauh menyelami setiap materi di dalam album terbarunya ini. Jika pada artwork debut album Brigade Zero Seven sebelumnya, mereka digambarkan sebagai empat pemuda dengan gaya kekanak-kanakkan yang tersenyum manis sambil menenteng alat musiknya di atas truk merah, maka pada No Regret mereka berubah menjadi pemuda yang telah tumbuh dewasa dengan style garang yang mengemudikan truk dengan laju kecepatan tinggi. Gambaran seperti itu sudah cukup bisa memunculkan ekspektasi musik yang mereka tawarkan kali ini.

Laju kecepatan memang benar-benar terjadi sedari lagu pertama dimulai. Brigade 07 ternyata benar-benar menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mempercepat tempo musik mereka. Lagu “Semangat” menghimbau pendengarnya agar jangan terlalu cepat menyerah dalam mengejar mimpi mereka: “Janganlah berhenti / Jangan kau cepat berhenti menyerah sampai di sini…”

Itu sekaligus menjadi penekanan jika kecepatan tempo musik pada album No Regret tidak akan berhenti hanya sampai pada lagu pertama tadi. Terkecuali tembang berjudul “Grace” yang memang dibawakan kalem dalam format akustik.

Selain tempo yang dibuat melaju dengan kecepatan tinggi, dibanding dengan debut albumnya, kini Brigade 07 juga menambahkan porsi untuk lirik berbahasa Inggris. Agak disayangkan, mengingat lirik Brigade 07 sebenarnya lebih nyaman ketika disampaikan dalam bahasa Indonesia yang selalu tertulis apik dan juga lebih mudah untuk dipahami.

Menyinggung mengenai tema, Brigade 07 masih berkutat dengan topik soal perasaan yang pernah mereka alami, serta tetap menyuarakan keoptimisan dalam merajut mimpi. Kini Galih dkk coba untuk menangkap beberapa hal yang terjadi di ruang lingkup yang lebih luas dan mereka utarakan dalam lirik yang tegas.

Pada album ini, Brigade 07 juga mengajak kolaborasi beberapa musisi ternama – seperti pada lagu “Kita Adalah Sama” yang menggandeng Aska dari Rocket Rockers, serta gitaris rock legendaris Totok Tewel yang menyumbangkan porsi gitar pada lagu “Take Me Home”.

Secara keseluruhan album baru Brigade 07 memang mengalami banyak proses pendewasaan. Dibandingkan debut albumnya, No Regret tampak banyak berbenah di berbagai sisi. Mulai dari artwork, segi produksi sound yang jauh lebih prima, sajian instrumen yang makin padat dan rapat, distorsi yang terdengar renyah, hingga gaya vokal yang jauh lebih tegas dari sebelumnya.

Meski tidak memiliki banyak kejutan di dalamnya, No Regret masih sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki tingkat kesegaran yang berbeda.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.