Catatan Tur Wake Up Iris! di Negeri Seberang

Sepulang dari tur di Korea Selatan dan Malaysia, Wake Up Iris! berbagi kesan dan pengalaman singkat selama berada di sana.

0
14
Wake Up Iris! ketika berada di Korea Selatan - Foto dok. WUI.
- Advertisement -

GeMusik – Pada tanggal 4-7 Oktober 2018 yang lalu, Wake Up Iris! dari Malang bersama dengan Lightcraft dan Kimokal dari Jakarta serta delegasi Indra Ameng dan Keke Tumbuan dari RRRECFEST menjadi perwakilan Indonesia pada Zandari Festa Music Showcase Festival, Seoul, Korea Selatan.

Tidak hanya bermain musik, dalam festival tahunan itu mereka juga berjejaring dengan berbagai musisi, agensi, manajemen hingga penyelenggara festival dari seluruh dunia.

“Menjadi salah satu perwakilan Indonesia di beberapa showcase festival internasional membuat Wake Up Iris! memiliki banyak cerita yang ingin dibagikan,” tulis mereka. “Kami optimis, musik Indonesia memiliki ruang yang luas di kancah internasional.”

Baca juga: Wake Up Iris! Melangkah (Lagi) ke Seberang

Tahun ini, Zandari Festa dihadiri oleh lebih dari 50 delegasi antar bangsa seperti Lucfest(Taiwan), Glastonbury (UK), Playtime (Mongolia), Pohoda Festival (Slovakia), RRRECFEST (Indonesia), dan banyak lagi. Tidak hanya penyelenggara festival, beberapa agensi, pemilik venue dan manajemen juga hadir – seperti The Tivoli (Australia), Music Community (Singapura), Kakao Music (Korea), Musicdish (China) dan lain lain. Tentu hal tersebut sangat membantu karir bermusik siapapun yang hadir dalam festival ini.

Diadakan di daerah Hongik University – yang dikenal sebagai Hongdae – membuat festival ini memiliki daya tarik tersendiri. Apalagi dengan konsepnya melibatkan 8 bar yang tersebar di seluruh daerah yang didominasi anak muda tersebut.

Tahun ini, Zandari Festa kedatangan tamu istimewa yaitu Glen Matlock dari Sex Pistol yang legendaris itu. Bekerja sama dengan DMZ Peace Train Festival, ia juga melakukan showcase di sana.

Wake Up Iris! berkesempatan untuk menjadi salah satu musisi yang mengisi Opening Party Zandari Festa di hari pertama, di mana slot ini sangat ditunggu oleh berbagai musisi yang terlibat, karena exposure yang baik untuk penampilan selanjutnya.

Wake Up Iris! saat manggung di Korea Selatan – Foto dok. WUI.

Selain bermain di Zandari Festa, Wake Up Iris! juga berkesempatan tampil di acara musik yang diselenggarakan oleh pemerintah Korea Selatan yaitu Seoul Music City Connection di Changdong. Acara ini juga dihadiri beberapa musisi internasional serta delegasi internasional untuk membentuk Kota Musik Changdong dalam 10 tahun ke depan.

Sayangnya, salah satu festival di Pulau Jeju harus terlewatkan karena terkena taifun yang melintasi Asia pada tanggal 6-10 Oktober lalu.

Baca juga: Wake Up Iris! Bawa Segudang Cerita dari SXSW 2018

Wake Up Iris! adalah Bie Paksi dan Vania Marisca dari Malang. Proyek musik ini dimulai dari tahun 2015 dan menghasilkan album pertama bertajuk AUREOLE yang dirilis bulan Januari 2018. Wake Up Iris! pernah mewakili Indonesia di beberapa festival internasional seperti menjadi partisipan dan berkolaborasi bersama Kimokal di SXSW USA 2018, Zandari Festa 2018 di Korea Selatan, Soundrenaline, Folk Music Festival dan banyak lagi. Mereka juga sudah melakoni tur lintas kota di pelosok Indonesia dan Asia.

Wake Up Iris! bersama kolega music agency dan pemilik bar atau klub musik di Korea Selatan. – Foto dok. WUI.

“Setelah berkenalan dengan banyak musisi dan perwakilan di Seoul, kami yakin, musik Indonesia memiliki kesempatan yang besar untuk diperkenalkan lebih luas, serta kesempatan itu ada di sekitar kita [musisi] sendiri,” tegas Bie Paksi.

“ Kita hanya perlu lebih membuka mata dan berjejaring lebih banyak lagi,” tambah Vania Marisca.

Baca juga: Akhirnya, Wake Up Iris! Merilis Album Perdananya

Selain mengunjungi Korea Selatan, Wake Up Iris! juga berkesempatan menghampiri Malaysia dan mengadakan pertunjukan mini di Ipoh, Kuala Lumpur dan Melaka. Selama beberapa hari mereka juga menghampiri media dan komunitas musik di negara tetangga tersebut.

Mereka sempat bermain di PBUY Store di Ipoh, Gaslight di Kuala Lumpur dan Merdeka Studio di Melaka. Antusiasme pendengar Malaysia sangat besar terhadap musik dari Indonesia.

Kunjungan Wake Up Iris! ke toko rekaman dan komunitas musik di Malaysia – Foto dok. WUI.

Setelah dua minggu berkeliling Korea Selatan dan Malaysia, tur yang bertajuk Aureole Asian Tour dan bekerja sama dengan Siasat Partikelir itu terbilang lancar dan sukses. Rencana selanjutnya, pengalaman terperinci mengenai perjalanan Wake Up Iris! itu akan dikumpulkan dalam bentuk audio visual dan webzine yang akan dipublikasikan segera. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.