Christabel Annora Kemas Video Monokrom “Lucid Dream”

Video klip terbaru milik pianis asal Malang itu dirancang untuk menggiring pendengar hanyut di antara mimpi dan realita.

0
153
Cuplikan video musik "Lucid Dream" - Dok. YouTube / Jemila Mentari.

GeMusik – Melanjutkan studi di UK ternyata tidak menghentikan niat pianis sekaligus penulis lagu asal kota Malang, Christabel Annora, untuk terus melahirkan karya. Perempuan yang akrab disapa Ista itu baru saja merilis video klip anyar untuk lagu “Lucid Dream” yang diambil dari album perdananya, Talking Days.

Lagu “Lucid Dream” dibuka dengan permainan piano Ista yang dimainkan dengan nada-nada melankolis. Sampai ketika emosi lagu naik, tambahan petikan gitar hingga isian melodi yang dimainkan oleh Bambang Iswanto (The Morning After) makin menambah kesan megah dan dingin pada lagu tersebut.

“Pada dasarnya, ‘Lucid Dream’ is a goodbye song,” ujar Ista melalui siaran pers-nya. “Konsepnya memang lucid dreaming, di mana kita sadar sedang bermimpi dan di lagu ini saya menolak untuk bangun karena apa yang saya hadapi dalam mimpi lebih indah daripada realita…”

Pengambilan gambar video klip “Lucid Dream” dikerjakan di dua setting tempat yang berbeda, yakni di area outdoor dan indoor. Mulai dari area padang rumput, pantai, hingga sudut-sudut rumah. Seluruh spot diambil di beberapa kota berbeda, antara lain di Yogyakarta, Semarang dan Malang, yang total memakan waktu sekitar dua minggu.

Menurut sang sutradara, Prialangga, konsep dua lokasi yang berbeda ini “menggambarkan ruang mimpi yang luas dan sempit,”.

Sedangkan untuk alur ceritanya, Prialangga mengungkapkan jika dirinya coba menceritakan tentang ketidaksiapan dalam menghadapi sebuah kenyataan yang didukung dengan penggunaan warna semi monokrom sebagai filosofi kenyataan dan mimpi yang kerap berseberangan.

“Para tokoh saya buat untuk berusaha mengalahkan ketakutan terbesar tentang apa yang dialaminya dalam dunia nyata,” imbuh Prialangga.

Video klip “Lucid Dream” dibintangi oleh Aidil Paloy, Arini Hardiyanti, dan Faisal Farissi. Sedangkan untuk proses penggarapannya, sutradara Prialangga dibantu oleh Titi Savitri sebagai stylist, Ganesia Ardi dan Rifqi Fadhlurrahman selaku penanggung jawab lokasi, dan M.Y Fahmi yang bertindak sebagai editor.

Lagu “Lucid Dream” merupakan singel keempat Ista setelah sebelumnya ia pernah merilis tiga tembang lainnya seperti “If These Walls Could Talk”, “Sunshine Talks” dan “Rindu Itu Keras Kepala”. Keseluruhan lagu tersebut terdapat pada album Talking Days rilisan Barongsai Records yang diedarkan sejak pertengahan tahun 2016. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.