GeMusik – Ada waktunya untuk tertawa, ada waktunya untuk bersedih. Itu bagian dari siklus kehidupan. Emosi-emosi dalam diri manusia itu diterjemahkan oleh Coldiac, band beraliran urban-pop asal Malang, lewat album terbarunya bertajuk O. Berisikan 12 lagu, album yang dirilis di bawah naungan GZZ Records ini resmi dilepas mulai 12 Oktober 2018.

Judul O sendiri dipilih untuk menggambarkan sebuah siklus kehidupan. Mendengarkan lagu-lagu di dalamnya diibaratkan dengan pengalaman menaiki roller coaster.

“The album is like a roller coaster, and it will take you to every moment of your life to remind you about the past and the future,” ungkap Coldiac.

Baca Juga: Coldiac dan Penyesalan yang Tak Perlu di “TARA”

Sambadha (vokal, gitar), Mahatamtama Arya Adinegara (vokal, gitar), Derry Rith Haudin (synth, keys), Bhima Bagaskara (bass), dan Judha Widhita (drum) menyajikan materi yang lebih dewasa dibanding karya mereka sebelumnya. Penguatan sisi visual dengan penggunaan warna-warna unik juga mulai mendukung transformasi Coldiac di album keduanya.

Album O sudah bisa dinikmati di berbagai kanal digital seperti JOOX, Spotify, Apple Music dan lain-lain mulai 12 Oktober 2018. Di hari yang sama, Coldiac juga melepas single kedua yaitu “White Room” dirilis dalam versi video klip.

“White Room” menjadi antitesis dari “TARA” yang bernuansa gelap. Mewakili sisi terang dari Coldiac, lagu ini menceritakan pengalaman seorang lelaki yang siap untuk menyambut kembali cinta dalam hidupnya setelah mengalami patah hati.

“Liriknya sendiri kita ingin menceritakan sebuah kondisi seorang laki-laki yang sudah lama tidak percaya cinta, tapi akhirnya siap untuk kembali jatuh cinta. It’s a good vibe!,” jelas band yang telah memiliki dua album penuh ini.

Dari segi musik, irama-irama khas Coldiac yang fun, easy-listening, serta dinamis membuat “White Room” mudah dicerna. Singkat kata, lagu seperti ini mampu bikin pendengarnya mengangguk-anggukan kepala, menggoyangkan badan mengikuti irama hingga tanpa sadar ikut menyanyikan.

Baca Juga: Akar Bambu (1): Kisah Nur Amin dan Biola

Video musik “White Room” disutradarai oleh Wahyu Taufan Prialangga, yang menggunakan permainan warna serta lighting dalam konsep video yang digodok bersama-sama dengan seluruh personel Coldiac.

Penggunaan warna-warna bold seperti merah, jingga, dan serta berbagai spektrum warna di bagian lighting didukung dengan koreografi dari para personel menjadikan video klip “White Room” sangat menyenangkan untuk dinikmati.

Video musik “White Room” bisa ditonton berikut ini:

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.