Editorial: Kami Juga Menolak Bungkam!

Kami, segenap redaksi GeMusik, secara tegas menyatakan sikap ikut mendukung segala aksi penolakan RUU Permusikan.

0
12

Tahun 2019 baru berjalan sebulan sudah muncul peristiwa penting di blantika musik Indonesia. Isu yang paling memanas adalah polemik seputar naskah RUU Permusikan. Silakan baca saja isinya di sini.

Naskah itu sontak jadi obrolan hangat di kalangan pelaku musik seantero negeri. Memang klausulnya agak menggelikan. Pasal demi pasal itu seperti dirancang oleh anggota parlemen yang terhormat namun nihil wawasan dan tidak paham bagaimana industri musik itu bekerja.

Mulai dari pasal karet represif dan mengekang kreatifitas para musisi (Pasal 5 dan 50), hingga regulasi aneh bagi promotor pertunjukan musik (Pasal 18-19) dan pengelola kafe atau bar (Pasal 42), hingga soal uji kompetensi bagi musisi (Pasal 32-35). Sungguh absurd sekali.

Kemarin, ratusan musisi dan pelaku musik di Indonesia menyatakan sikapnya yang tegas lewat Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan. Anda bisa baca pernyataan sikap mereka selengkapnya di sini.

Anda juga bisa turut bergabung dan mendukung aksi ini dengan cara ikut menandatangani petisi penolakan RUU Permusikan yang dinisiasi Danilla Riyadi dkk di situs Change.org.

Kami ikut mendukung penuh sikap kawan-kawan kami di Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan. Kami sepakat 100% dengan mereka. Kalau memang seperti itu naskahnya, artinya RUU Permusikan itu sungguh tidak perlu dan layak dibatalkan.

Kami, segenap redaksi GeMusik, menyatakan ikut bergabung di dalam barisan dan setiap aksi penolakan RUU Permusikan. Demi masa depan musik Indonesia yang lebih baik: GeMusik turut menolak RUU Permusikan!

Ya, editorial ini sekaligus juga merupakan sikap resmi kami. Terima kasih. Rock on!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.