Eksistensi Geoff Tate

Setelah dipecat dari Queensryche,  dia merilis album yang terinspirasi oleh konsep “The Wall”-nya Pink Floyd

0
99
Geoff Tate (Sumber: Blabbermouth)

GeMusik Operation: Mindcrime, band yang dikomandani mantan vokalis Queensryche, Geoff Tate akan merilis A New Reality, album ketiga sekaligus yang terakhir dari album trilogi konseptual yang mengulas dunia politik, ekonomi dan etos sosial pada 1 Desember 2017 via Frontiers Music Srl.

A New Reality berisi 12 lagu, antara lain “A Head Long Jump”, “It Was Always You”, “The Fear”, “Under Control”, “The New Reality”, “My Eyes”, “A Guitar In Church?”, “All For What?”, “The Wave”,” Tidal Change”, “The Same Old Story” dan “Wake Me Up” yang sudah tersedia dan bisa diintip di channel YouTube resmi Frontier Music Slr.

“Seluruh proyek Operation: Mindcrime benar-benar merupakan sebuah kerja keras kelompok. Saya memang menginginkan para musisi hebat bisa terlibat, berkontribusi dan juga mengerjakan proyek lain. Saya menelepon semua orang yang saya hormati yang telah saya temui selama beberapa tahun, meminta mereka untuk menjadi bagian dari proyek ini dan memberikan mereka semua materi yang saya tulis,” Tate mengatakan.

Operation: Mindcrime merekam dan merilis bagian pertama dari album trilogi ini, The Key pada tahun 2015 dan disusul dengan Resurrection satu tahun berselang. Para musisi yang terlibat di dalamnya meliputi kibordis Randy Gane, gitaris Kelly Gray dan Scott Moughton, bassis John Moyer (Disturbed), dan drummer Brian Tichy (Ozzy Osbourne, Whitesnake) dan Simon Wright (AC/DC, Dio).

“Saya menyukai cerita. Saya suka menceritakan kisah dengan musik. Ini seperti saat masa remaja saya mendengarkan album Tales Of Mystery And Imagination-nya Alan Parsons Project dan The Wall dan The Dark Side Of The Moon-nya Pink Floyd. Itu adalah album-album fantastis yang mengisahkan cerita yang sangat mempengaruhi saya. Inilah yang saya  nikmati,” tukasnya.

Geoff Tate dikeluarkan dari Queensryche pada tahun 2012 dan digantikan oleh Todd La Torre. Setelah mengalami gonjang-ganjing perebutan penggunaan nama Queensryche dengan para personel lain –  dan bahkan sempat merilis album bertajuk Frequency Unknown di bawah nama Queensryche namun dengan para personel baru – Tate akhirnya kehilangan hak atas penggunaan nama Queensryche pada tahun 2014. Namun, pengadilan membolehkan Tate menggunakan nama Operation: Mindcrime.

Operation: Mindcrime sendiri diambil dari judul album ketiga Queensryche yang dirilis pada tahun 1988. Album konseptual yang dikemas dalam balutan operatik ini menempati posisi ke-34 dalam daftar “100 Album Heavy Metal Terbesar Sepanjang Masa” versi Majalah Kerrang!. Album ini dianugerahi sertifikat emas oleh RIAA satu tahun setelah perilisannya dan dianugerahi palitinum pada tahun 1991. Sekuelnya,  Operation: Mindcrime II dirilis 18 tahun kemudian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.