Fariz RM Bicara Tentang Proyek Baru

1
207
Fariz RM Bicara Tentang Proyek Baru (Photo: Muchammad Nasrul Hamzah)
Fariz RM Bicara Tentang Proyek Baru (Photo: Muchammad Nasrul Hamzah)
- Advertisement -
Fariz RM pada saat kunjungan ke Museum Musik Indonesia di Malang (Photo: Muchammad Nasrul Hamzah)
Fariz RM pada saat kunjungan ke Museum Musik Indonesia di Malang (Photo: Muchammad Nasrul Hamzah)

GeMusik – Fariz RM, berbicara panjang lebar perihal perkembangan musik tanah air belakangan ini. Menurutnya, para pendatang baru di dunia musik saat ini memiliki karya yang bagus dan layak diapresiasi, baik dari segi musikalitas maupun segi lirik.

“Saya melihat karya anak-anak muda ini cukup bagus dan bahkan saya kira musisi kita masih terbaik di Asia, yang perlu dilakukan adalah terus mendorong mereka dan mengapresiasi karya para musisi muda,” kata Fariz RM saat ditemui GeMusik di Museum Musik Indonesia (MMI), Jalan Nusakambangan, Malang, Jumat (31/1).

Kehadiran band-band baru yang saat ini banyak memainkan musik minimalis atau akustik, juga dinilai Fariz RM sebagai sebuah bentuk eksplorasi. Ia justru menyorot Infrastrukturnya yang kurang mendukung. “Permasalahannya bukan pada musisi namun pada industrinya,” pelantun lagu “Sakura” itu menilai saat ini gesekan antara musisi dengan industri utamanya dalam hal royalti masih menyisakan polemik tersendiri.

Menurut Fariz tentunya harus bisa diselesaikan dengan baik dan membutuhkan kehadiran pemerintah untuk memberikan payung hukum. “Yang perlu saya garis bawahi kepada pemerintah adalah jangan bikin Hari Musik Nasional kalau selama ini tidak ada penghargaan yang riil kepada para musisi. Jangan sampai Hari Musik Nasional hanya sekadar menjadi simbolisasi perlu ada gerakan nyata atau aksi nyata yang penghargaannya kepada musisi itu riil. Contohnya adalah masalah royalti yang saat ini belum selesai, ini saya kira pemerintah perlu membuat aturan atau payung hukumnya,” bebernya.

Fariz RM saat ditemui GeMusik di Museum Musik Indonesia (Photo: Muchammad Nasrul Hamzah)
Fariz RM saat ditemui GeMusik di Museum Musik Indonesia (Photo: Muchammad Nasrul Hamzah)

Selain itu, penyanyi berusia 59 tahun itu juga menyoroti peran media sosial yang sangat membantu dalam industri musik. Fariz RM mengaku merasakan kehebatan media sosial manakala tampil dalamm acara Suara Disko Vol. 4 pada 10 Maret lalu di Jakarta. Ia sangat kaget ketika para penonton di acara itu masih berusia sangat belia dan lebih mengejutkan lagi rata-rata hafal dan ikut menyanyikan berbagai single hits-nya. “Inilah yang saya lihat ada perubahan fenomena di industri musik saat ini, yakni kekuatan media sosial,” tuturnya. Bahkan, atas inisiasi salah satu grup pecinta musik disko yang di dalamnya berisi anak muda dengan rentang usia 15 tahun sampai 25 tahun, Fariz RM dalam waktu dekat akan melaunching album terbaru berjudul Groove yang berisi remaster atas lagu-lagu yang dipilih dari semua albumnya.

“Menariknya album Groove ini berisi materi dari album saya, namun bukan lagu-lagu yang hits seperti “Sakura”, “Barcelona” dan sebagainya melainkan lagu-lagu lain di berbagai album saya yang menurut para anak muda itu cocok dengan situasi dan kondisi saat ini. Album ini akan launching Juni mendatang dan rencananya juga akan disebar sampai ke Jerman dan Italia dalam bentuk vinyl,” ungkapnya.

Fariz RM, juga mengaku saat ini tengah sibuk menggarap beberapa lagu untuk album terbarunya yang rencana akan dilaunching pada tahun depan. Album tersebut bakal berisi lagu-lagu paling gress dari Fariz dan beberapa sudah masuk dapur rekaman. “Jadi setelah kemarin saya meluncurkan Kontroversa yang berisi kompilasi saat saya tampil live di panggung, tahun ini akan launching album Groove dan untuk album yang benar-benar berisi materi lagu baru kemungkinan tahun depan,” ujarnya. (*)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.