Ge-Playlist: Antiphaty, DOM65, Weezer, The Mentawais, dll.

Kumpulan musik pilihan mulai dari Antiphaty, Weezer, The Mentawais, Roschell, hingga Apophis.

0
18

GeMusik – Tentu saja kami setiap hari mendengarkan musik, dalam genre apapun. Gairah kami juga untuk selalu memburu musik-musik baru dan mengabarkan dengan senang hati kepada anda. Kami bahkan dibayar untuk itu. Ya, ini pekerjaan paling menyenangkan di muka bumi.

Ini kumpulan lagu dan album serta video musik pilihan yang menjadi favorit redaksi GeMusik. Oya, sebagian adalah beberapa materi baru yang masuk ke redaksi dan memaksa kami untuk memutarnya. Segumpal musik-musik menarik ini yang dikonsumsi dalam rotasi tinggi dan selalu mengalun keras di kantor kami belakangan.

Coba nikmati rekomendasi musik ini, siapa tahu ada yang menarik atau mungkin selera kita sama. Jangan ragu untuk memburu rilisan fisiknya jika ada.

Untuk playlist yang lebih komplit, redaksi GeMusik juga rutin memperbarui stok lagu favorit dan dibagi dalam edisi bulanan di jaringan Spotify. Sila cek saja di sana.

Tekan tombol play dan kencangkan volume speaker anda!

Antiphaty – “Last Breath”

Band veteran punk asal Malang ini makin kuat dan bertaji. Tahun ini mereka bakal merilis EP bertajuk Beast The Bastards. Ini adalah single anyar dalam wujud video musik yang penuh pukulan, tapi mereka tetap bertahan hingga nafas penghabisan.

DOM65 – “Gentho Kates”

Unit punk rock terbaik Yogya telah kembali. Bahaya!


Weezer – Teal Album

Kemarin dikasih tahu kawan kalau Weezer tiba-tiba (atau iseng?) merilis album coversongs bertitel Teal. Uhm, lagu-lagu penting semua yang digubah Weezer di sana – dari ELO sampai Black Sabbath. Tapi kok rasanya sama saja ya? Gak banyak berubah dari versi aslinya. Hanya lagu milik Michael Jackson yang agak menarik, imho.

Roschell – “Hingar”

Setelah sebelumnya di tahun 2018 merilis single perdana bertajuk “Sense”. Kelompok music electronic pop asal Surabaya yang cukup banyak terinspirasi dari warna disko era ’80-an, Roschell, mengawali kiprah di tahun 2019 ini dengan merilis single kedua yang diberi judul “Hingar”.

The Mentawais – “Simeulue”

Kuartet instrumental surf musik asal Bogor, The Mentawais, kembali hadir dengan merilis album kedua mereka berjudul Ombak Bagus. Itu merupakan album penuh pertama yang dirilis oleh The Mentawais setelah sebelumnya merilis EP berjudul Surfin Java, Setahun lalu. Berikut ini single barunya:

Apophis – Belantara Kami

Dari Kalimantan Tengah dengan kecintaan yang membabi-buta pada riff dan breakdown khas metalcore. Silakan simak EP ini:

Layung Temaram – “Bunga Kertas”

“Bunga Kertas” merupakan sebuah metafora yang digunakan untuk menggambarkan seorang gadis kecil bernama Virielda Renanda Widya Prakasita (Elda) yang mengidap penyakit kanker. Tentang ciptaan Tuhan yang begitu cantik dan indah namun juga rapuh pada saat yang bersamaan, tentang perjuangan emosional yang juga dirasakan oleh orang-orang di sekelilingnya. Beberapa bulan setelah rilisnya single ini Tuhan berkata lain, tepatnya pada tanggal 25 Mei 2018, Elda menutup usia. Ini video musik yang baru mereka bikin, sebagai tribut bagi Elda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.