Ge-Playlist: Beeswax, Harlan Boer, Christabel Annora, etc.

Kumpulan musik pilihan mulai dari Beeswax, Harlan Boer, Christabel Annora, hingga video dokumenter skena grindcore Indonesia.

0
16

Kumpulan lagu dan album serta video musik pilihan yang jadi favorit redaksi GeMusik. Inilah musik-musik yang kami konsumsi dalam rotasi tinggi dan mengalun keras selama sepekan terakhir di kantor GeMusik.

Coba nikmati di sini. Buru album dan rekaman fisiknya jika ada. Siapa tahu selera kita sama. Here we go!

“Maze of Mind” – Beeswax feat. Steffani BPM

Kuartet emo asal Malang, Beeswax, baru saja merilis video musik yang keren untuk lagu “Maze of Mind” dari materi album ketiga mereka, Saudade. Videonya dikerjakan oleh sutradara handal Prialangga (Christabel Annora, Coldiac, Sal Priadi, dll). Konsep video itu terinspirasi pengalaman pribadi serta berbagai macam gejolak kesedihan yang pernah dirasakan, lantas dirangkum ke dalam sebuah narasi yang melibatkan toxic relationship hingga kelainan mental yang dialami para tokohnya.

Bila Lapar Melukis – Harlan Boer

Singer, songwriter dan produser indie-rock/pop/folk asal Jakarta ini merilis album terbaru bertajuk Bila Lapar Melukis. Pria ini mulai memperkenalkan karyanya dengan cara yang unik, di mana ia mengedarkan lagu-lagunya seminggu sekali di situs Fungjai, sebuah layanan music streaming asal Thailand. Harlan Boer sendiri merupakan musisi pertama asal Indonesia yang menjadi Fungjai Exclusive Artist. Cek albumnya di sini.

“Luruh” – Isyana Sarasvati & Rara Sekar

Isyana Saravati akhirnya mengeluarkan lagu terbarunya berjudul “Luruh” dengan menggaet kakak kandungnya sendiri, Rara Sekar. Lagu ini merupakan OST. Film Milly & Mamet dan berupa single yang dirilis oleh label rekaman Sony Music Entertainment Indonesia.

Late December – Christabel Annora

Kado spesial berupa dua single baru yang dibungkus dalam paket mini EP bertajuk Late December itu didasari oleh pengalaman Christabel Annora ketika merayakan Natal di UK. Paket rilisan itu berisi dua lagu yakni “December 24th 23:58″ dan “St. Andrew Square”. “Ini memang niatnya jadi hadiah atau kado buat teman-teman,” ujar Christabel Annora mengenai keputusannya merilis materi baru di akhir tahun 2018. Kebetulan, kedua lagu tersebut juga bernuansa seputar hari raya Natal.

Various Artists – Salute The Rollies

Salute The Rollies merupakan sebuah kegiatan kolektif, sukarela, sepenuh hati, dari musisi untuk musisi, dalam hal ini adalah untuk grup legendaris The Rollies. Kegiatan ini diinisiasi oleh Barry Likumahuwa, menghasilkan sebuah album dengan melibatkan sejumlah musisi yang membawakan ulang lagu-lagu karya The Rollies, di antaranya Adhitia Sofyan feat. Indra Aziz (Sunshine Brotherhood), Bonita & The Hus Band (Pahlawan Revolusi), Dialog Dini Hari (Burung Kecil), Endah N Rhesa (Setangkai Bunga), Glenn Fredly (Kemarau), Laid This Nite (Astuti), R.I.M.A (Hari-hari), dan TOR (Bad News).

Indonesian Grindcore: Overkill Global Album Reviews (video)

Banger TV mengulas kancah musik grindcore yang terus menggerinda di Indonesia sejak akhir ’90-an. Mereka memilih 5 album grindcore Indonesia yang esensial, sembari mengundang Arian13 (Seringai / Lawless Jakarta) dan Revan Bramadika (Rajasinga). Dari Extreme Decay, Proletar, Rajasinga, GOADS, Noxa, Dead Vertical, Rajasinga, sampai Trench Horror. Tonton video ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.