Jelang Folk Music Festival 2018

Festival alternatif tahunan ini kembali digelar. Banyak program spesial bagi para penggemar kebudayaan di ranah kesenian, musik, dan literasi.

0
203
POSTER OFFICIAL MUSIK_FOLK MUSIC FESTIVAL 2018
POSTER OFFICIAL MUSIK_FOLK MUSIC FESTIVAL 2018

GeMusik – Folk Music Festival (FMF) yang ke-empat akan diadakan selama tiga hari di Kusuma Agrowisata Batu, Jawa Timur, pada tanggal 3, 4, dan 5 Agustus 2018. Suasana yang sejuk dan pemandangan yang indah akan mengajak para penonton dari seluruh penjuru negeri untuk terhanyut dalam lantunan hangat setiap musisi dari Malang, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Palembang dan kota-kota di Indonesia lainnya.

Tahun ini, Folk Music Festival mengusung tema “Musik dan Literasi”, di mana selain menghadirkan serangkaian sajian musik berkualitas juga akan menggelar sederet talkshow, konferensi, dan lokakarya yang terkait dengan prosa, puisi, dan pertunjukan teater.

Folk Music Festival 2018 juga menjadi makin istimewa karena mengajak ikut serta secara aktif jaringan kolektif dari dua negara, yaitu Indonesia dan Malaysia.

Berikut Sejumlah Program FMF 2018:

GANG OF FOLK
Empat musisi/band terpilih dari seluruh Indonesia yang akan menjadi member Gang of Folk Class of 2018 yang berkesempatan untuk berbagi panggung bersama musisi lainnya.

FOLKAMPUS
Folk Music Festival membuka kesempatan untuk teman–teman mahasiswa untuk memiliki festival ini bersama-sama. Tim FMF telah berkunjung ke kampus-kampus untuk menggelar talkshow dan kelas menulis serta showcase musisi folk terbaik tanah air, serta volunteer scouting bersama komunitas-komunitas yang ada di kampus di berbagai penjuru Indonesia.

FMF BOOK OF STYLE
Merangkum kenangan audiens Folk Music Festival 2018 lewat buku foto.

FOLKTIVALIST
FSTVLST merencanakan sebuah showcase dalam format akustik khusus untuk Folk Music Festival 2018.

MARKETPLACE
Dimeriahkan oleh Toko Buku Fatimah oleh Warning Magz, Music Trade oleh Pasar SANTA / Santa Calling, Pasar Kearifan Lokal (Cenil, Angsle, Ketan bubuk, Tahu petis, Jagung bakar, Krupuk Telo, Kicir, Srabi Gantol, Wedang Pokak, Jamu Gendong), Craft Market, Food & Beverages Booth.

MAKAN SAYANG
Berkumpul bersama adalah hak setiap orang. Pengunjung Folk Music Festival 2018 diberikan kesempatan untuk dapat bercengkerama bersama pengisi panggung Musik dan Literasi, sama rasa sama makna. Makan bersama, agar tumbuh rasa sayang.

ARUNA DAN LIDAHNYA
Untuk pertama kalinya, film besutan sutradara Edwin ini akan memutarkan trailer-nya di Folk Music Festival 2018. Sesi ini akan dihadiri pula oleh para cast dan crew.

DISKUSI MUSIK & LITERASI
Sekelebat Festival
Makassar International Writers Festival (Shinta Febriany, Kurator MIWF 2018)
Jogja-NETPAC Asian Film Festival (Ifa Isfansyah, Direktur Eksekutif JAFF)
Rock in Celebes (Hardinansyah Putra Siji, Project Director RIC)
Moderator: Nuran Wibisono (tirto.id)

Folk Indonesia Timur
Fuad Abdulgani (Antropologi Universitas Lampung)
M. Istiqomah Djamad (Pusakata)
Moderator: Tomi Wibisono (Warning Magz)

Semesta Online Media
Saylow, Co-Founder & Admin BaleBengong
Ardyan M. Erlangga, Managing Editor VICE Indonesia
Sapto Anggoro, CEO Tirto.id
Moderator : Felix Dass (jurnalis musik)

Literasi Indonesia Timur
Aan Mansyur (penulis. “Tak Ada New York Hari Ini”, “Melihat Api Bekerja”)
Mahfud Ikhwan (penulis. “Dawuk”, “Kambing dan Hujan”)
Moderator: Tomi Wibisono (Warning Magz)

Teater Boneka
Bersama Papermoon Puppet Theatre.

WORKSHOP
Menulis Puisi “Cara-cara Tidak Kreatif untuk Menulis Puisi”
Bersama Theoresia Rumthe “Perempuan Sore” (penulis, pengajar public speaking), dan Weslly Johannes (penyair).

Pewarnaan Kain Natural dan Indigo
Bersama Sancayarini (owner Kanawida & Kanagoods)

Dramatic Reading
Bersama Gunawan Maryanto (penulis & sutradara teater, pemeran Widji Thukul di film Istirahatlah Kata-kata)

Membaca Sapardi
Membaca puisi – puisi pilihan Sapardi Djoko Darmono bersama sang sastrawan sendiri.

MUSIC STAGE
Penampilan musik hidup dari Adrian Yunan, Bin Idris, Daramuda, Danilla, Efek Rumah Kaca, Fourtwnty, Gardika Gigih, Gerald Situmorang, Jason Ranti, Mondo Gascaro, Monita Tahalea, Pohon Tua, Pusakata, Reda, Sandrayati Fay, Tigapagi, Wake Up Iris!, White Shoes and the Couples Company, Bayangan, Aray Daulay, Arief S. Pramono, Holaspica, hingga Diroad.

Folk Music Festival diorganisir oleh SATSCo adalah salah satu dari departemen yang dimiliki oleh Soledad and The Sisters Company, yang fokus pada pengembangan dan pemberdayaan komunitas dari berbagai disiplin ilmu dan bidang. SATSCo adalah Community Based Agency dengan jaringan di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih komplit soal Folk Music Festival 2018 silakan kunjungi situs www.folkmusicfestival.id atau www.siasatpartikelir.com.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.