Jelang Konser Emas Sylvia Saartje

Konser tunggal lady rocker pertama di Indonesia ini bakal melibatkan puluhan musisi pendukung, yang seluruhnya perempuan.

1
52

GeMusik – Sudah 10 kali mereka latihan bersama. Tujuh kali latihan terpisah antara band dan string ensemble di Corner Studio dan Pondok Musik. Lalu tiga kali latihan gabungan semua musisi pendukung yang berjumlah 20 orang di God Bless Cafe 2 Malang. Semuanya perempuan, termasuk sang lead vocalist. Nyaris tanpa woro-woro dan publikasi yang masif.

Mereka berlatih untuk membangun kekompakan serta keharmonisan. Mereka sedang mengasah gergaji untuk konser Sylvia Saartje berkelas emas yang akan digelar di Studio UB TV Universitas Brawijaya Malang pada hari Sabtu, 15 September 2018. Konser kabarnya akan dimulai tepat pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Di Antara Lengking Suara Sylvia Saartje

Total ada delapan komposisi di mana lagu dan liriknya ditulis Sylvia Saartje – plus dua lagu hits klasiknya “Biarawati” (ciptaan Ian Antono tahun 1978-1979) dan “Jakarta Blue Jeans-ku” (ciptaan Farid Hardja tahun 1984).

Konon Konser Emas Sylvia Saartje akan berdurasi sekitar 120 menit. Mereka yang akan ikut tampil di atas panggung adalah Dhea (drum), Ellen (bass), Vyta (bass), Yeyen (gitar), Devi (gitar), Noby (gitar), Gea (gitar), Tika (gitar), Gea (keyboard), serta Putri (keyboard). Tidak hanya itu, masih ada 10 Aremanita yang akan memperindah komposisi lagu melalui string ensemble.

Lalu siapa vokalis perempuannya? Mestinya bukan hal yang sulit untuk menebak tokoh perempuan di Bhumi Arema yang sudah punya reputasi nasional dan berstatus lady rocker yang legendaris, bahkan konon yang pertama di Indonesia.

Ya, Sylvia Saartje adalah sang vokalis utama sekaligus pemilik gawe di konser itu.

Sylvia Saartje dalam konferensi pers di Malang, 12/09/2018. – Foto dok. MMI.

Konser ini memang sepenuhnya menampilkan musisi perempuan. Berawal dari inisiatif Cipta Media Ekspresi Untuk Perempuan Pencipta Seni dan Budaya yang meluncurkan program hibah untuk mendanai kegiatan seni dan budaya. Dana tersebut dapat digunakan perempuan pemohon hibah untuk membuat, mengkaji, melakukan perjalanan serta menampilkan karya. Perempuan penerima hibah bisa jadi pencipta (penulis, penampil, penyair, pelawak, perupa, penenun/perupa kain, perupa gerabah/keramik, perupa lansekap/taman, penari, pesuara, seniman makanan, dan sebagainya), pengkaji (dari arsip dokumen sejarah) mengenai seni budaya dan sejarah pemikiran/praktik yang dihasilkan oleh perempuan, periset, perancang pameran/pertunjukan, atau penulis tentang karya atau perempuan pelaku seni budaya. Penawarannya telah dibuka sejak tanggal 8 Januari 2018 yang lalu.

Bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April  2018, Cipta Media Ekspresi akhirnya mengumumkan nama-nama 41 orang penerima hibah. Sylvia Saartje mendapatkan dukungan dana Rp 100 juta rupiah untuk Pentas Kolaborasi Sylvia Saartje dalam Kategori Kerjasama/Kolaborasi.

Salah satu dari sedikit penyanyi rock perempuan yang aktif hingga saat ini adalah Sylvia Saartje. Ia melewati berbagai fase naik-turun kehidupan kepenyanyiannya, yang pada suatu masa telah memperkaya sudut pandang tentang hubungan antara kepenyanyian dan keperempuanannya.

Baca Juga: Ketangguhan Sylvia Saartje

“Untuk merayakan hal tersebut, Sylvia Saartje merancang sebuah pertunjukan yang akan mengetengahkan nyanyian-nyanyian pilihan dari beberapa dasawarsa karirnya, didukung penceritaan berbagai pengalaman dan peristiwa yang ikut mengubah berbagai sudut pandangnya tersebut,” tulis rilisan pers yang diterima GeMusik.

Hengky Herwanto dari MMI sekaligus salah satu penyelenggara Konser Emas Sylvia Saartje – Foto dok. MMI.

Untuk menyaksikan Konser Emas Sylvia Saartje, pihak penyelenggara telah menyiapkan undangan gratis dalam jumlah terbatas melalui sistem reservasi. Undangan khusus akan disampaikan kepada para stake holder yang selama ini memiliki kepedulian terhadap pemajuan kebudayaan, khususnya seni budaya musik.

Dalam Konser Emas Sylvia Saartje yang akan dihelat di Studio UBTV Universitas Brawijaya Malang nanti, Sylvia Saartje akan membawakan lagu-lagu ciptaannya sendiri serta dua lagu hitsnya di masa lampau. Jika kita cermati, lagu-lagu ciptaan Sylvia Saartje adalah rekaman aktual perjalanan hidupnya menapaki dunia musik rock Indonesia selama 50 tahun ini.

Lagu-lagu yang akan ditampilkan dalam Konser Emas ini antara lain “Manusia”, “Susek”, “Diobral”, “Karena Cinta”, “Kepada Siapa”, “Busyet”, “Pulauku”, Love is the Answer”. Setiap tembang ciptaan Sylvia Saartje selalu merangkai tema yang kaya dan beragam – mulai dari sosial, politik, budaya, lingkungan hidup, hingga kisah cinta. Sylvia Saartje juga akan membawakan dua lagu hits yang pernah menorehkan namanya menjadi ikonik dan legenda dalam blantika musik di Indonesia – yakni “Biarawati” dan “Jakarta Blue Jeans-ku”. (*)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.