Oleh Riki Noviana

GeMusik – Lagu “Bendera” karya gitaris Sheila On 7, Eross Candra memang sangat antemik. Hampir di setiap perayaan hari besar yang bertema kebangsaan, lagu yang dipopularkan oleh band pop rock alternatif Cokelat itu selalu mengangkasa di langit Indonesia. Tapi, siapa sangka jika lagu tersebut bakal dibawakan secara massal oleh ratusan musisi yang berasal dari pelosok Kota Bandar Lampung, Pringsewu. Kampanye musikal ini diabadikan dalam sebuah video dokumenter yang diluncurkan via kanal YouTube resmi Komunitas Musisi Pringsewu sejak 17 Agustus 2017 kemarin.

Adalah Tian Hestiarto, salah satu anggota Komunitas Musisi Pringsewu, yang menjadi otak di balik terciptanya konsep massal tersebut. Dengan menggunakan kendaraan musikal bernama “Pringsewu Rockin Mob 2017”, Tian dan rekan-rekannya berhasil mengumpulkan sekitar 250 musisi lewat bantuan Komunitas Pecinta Photogtaphy Pringsewu. “Kami ingin memberikan energi positif lewat musik dan ingin memperkenalkan kota kecil Pringsewu kepada dunia,” ujarnya kepada GeMusik, tentang alasan dibuatnya proyek musikal massal berformat video dokumenter yang di dalamnya juga bersemayam lagu “Indonesia Pusaka” karya Ismail Marzuki itu.

Photo: Komunitas Pecinta Photogtaphy Pringsewu
Photo: Komunitas Pecinta Photogtaphy Pringsewu

Apa yang dilakukan Komunitas Musisi Pringsewu ternyata tidak sia-sia. Mereka langsung mendapatkan respon positif dari kawasan Eropa Timur dimana sekumpulan musisi Rusia yang juga sering melakukan aksi musik massal mengundang mereka untuk tampil di sana pada akhir tahun 2017 mendatang. “Tapi belum kami respon karena masih belum tergambar soal konsepnya dan juga masalah akomodasinya,” lanjut Tian.

Dan pastinya, Eross Candra, si pemilik lagu “Bendera” sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Komunitas Musisi Pringsewu. Melalui obrolan singat via telepon genggam, Eross mengaku tidak bisa berkata apa-apa ketika pertama kali melihat video dokumenter itu.

“Merinding banget. Speechless…Nggak nyangka, ternyata sampai hari ini masih ada yang apresiasi lagu “Bendera” sampai seperti itu. Nggak bisa berharap lebih lagi, karena itu adalah dampak besar dari hal kecil yang aku lakukan dulu.  Efek dari lagu “Bendera” itu udah kayak berkah buat aku karena itu bener-bener nggak kebayang. Ini gila banget! Berkhayal lebih jauh lagi bakal digimanain udah nggak bisa. Ini udah mentok paling keren,” katanya.

Senada dengan Eross, Edwin Marshal Syarif, gitaris band Cokelat – yang memopulerkan lagu ini – mengaku terharu, bangga sekaligus merinding ketika menonton video tersebut. Selain bangga karena apa yang dikreasikannya mendapatkan apresiasi besar dari musisi Pringsewu, ia pun bangga karena Cokelat menjadi band ketiga di dunia yang diapresiasi ratusan musisi melalui sebuah video musik keroyokan.

“Sebelumnya kan ada Rockin’ 1000 yang bikin video musik bawain lagu “Learn To Fly” dari Foo Fighters di Italia, terus mereka juga bawain lagu Nirvana, “Smells Like Teen Spirit”, dan yang ketiga justru Cokelat. Yang buat gue bangga cuma ada tiga band yang dibikin penghormatan kayak gini. Gue pikir “Bendera” memang layak diapresiasi seperti ini. Gue pribadi malah nggak menyangka “Bendera” punya kekuatan sedahsyat ini. Dan menurut gue mungkin umur lagu “Bendera” akan sepanjang umur bangsa indonesia. Semoga,” urai Edwin.

Baca Juga: Who Killed Kurt Cobain

Ya, kampanye musikal massal semacam ini memang pernah dilakukan Rockin’ 1000. Grup musisi dan penyanyi rock yang mayoritas berasal dari Cesena, Italia ini (tapi memiliki member dari beberapa negara lain seperti Kanada, Mexico, Inggris, Australia, Kroasia, Bosnia  dan Jerman) pernah membawakan lagu “Learn To Fly” milik Foo Fighters untuk membujuk agar Dave Grohl dkk menggelar konser di kota Italia utara itu.

Photo-Komunitas Pecinta Photogtaphy Pringsewu
Photo-Komunitas Pecinta Photogtaphy Pringsewu

Ribuan musisi lintas negara ini bahkan melepas album live berjudul “That’s Live – Life In Cesena 2016” yang melahirkan singel perdana “Smells Like Teen Spirit” – yang merupakan hit terbesar Nirvana. Dalam konser yang digelar di Stadion Orogel – Dino Manuzzi, Cesena, pada 24 Juli 2016 tersebut, Rockin’ 1000 membawakan 18 lagu antemik termasuk “Born to Be Wild” dari Steppenwolf, “Rockin in the Free World” (Neil Young), dan “It’s a Long Way To The Top” (AC/DC).

Baca Juga: 10 Lagu Bertema Kebangsaan

Tian tidak memungkiri, apa yang dilakukannya memang terinspirasi Rockin’ 1000 yang membawakan “Learn to Fly”. “Setelah melihat video Rockin’ 1000 saya langsung ajak temen-temen buat bikin aksi yang sama. Kebetulan juga kami kan belum pernah ngasih apa-apa kepada Indonesia. Tahun depan kami akan kembali membawakan lagu yang sama tapi dengan jumlah musisi yang jauh lebih banyak. Sekitar 2000 musisi,” tandasnya.

Komunitas Musisi Pringsewu memang tidak sebesar Rockin’ 1000. Kota Pringsewu juga tidak sebesar Cesena. Tapi ada kemauan dan kerja keras yang sama dalam diri kedua sekumpulan musisi ini. Dan siapa sangka, sekarang lagu “Bendera” sejajar dengan lagu “Learn To Fly” dari Foo Fighters dan “Smells Like Teen Spirit” milik Nirvana.

Berikut video dokumenter Pringsewu Rockin Mob 2017:

- Happy Anniversary -

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here