Logic Lost Merilis “Nobody Wants You To Be Alone”

Singel anyar berirama trip hop dan ambient yang mengusung ide untuk menolak asumsi serta perasaan negatif yang kerap menggoyah harkat diri sendiri. A mental health issue.

0
28
Dylan Amirio - Foto Dok. Logic Lost

GeMusik – Selepas menelurkan album Runaway (2015) dan EP If I Trust You (2017), musisi asal Jakarta, Logic Lost, kembali merilis singel baru yang dikasih tajuk “Nobody Wants You To Be Alone”. Tembang tersebut sudah diedarkan sejak tanggal 1 April 2018 yang lalu, melalui berbagai layanan music streaming.

Menurut sosok utama di balik nama Logic Lost, Dylan Amirio, singel anyar itu menuangkan ide tentang perasaan negatif yang kerap menjebak dan hanya memicu rasa tidak percaya diri, penyesalan masa lalu, rendah diri, serta menimbulkan pikiran bahwa diri tidak pantas untuk dihargai orang lain.

“Padahal semuanya itu bisa jadi hanya asumsi,” pungkasnya.

Konon, lagu “Nobody Wants You To Be Alone” memang tercipta berbarengan dengan pengalaman dan perasaan Dylan yang relevan di kala itu. Asumsi-asumsi yang bergejolak di kepalanya berimbas pada terganggunya proses pengembangan diri, serta menghambat interaksinya dengan lingkungan sekitar.

“Nobody Wants You To Be Alone” merupakan rangkaian pembuka dari dua singel lain yang akan hadir beberapa bulan ke depan. Ketiganya bak trilogi yang jadi jembatan menuju album penuh kedua Logic Lost berjudul “Forgive Yourself”. Bakal albumnya nanti akan dirilis resmi sekitar bulan Juni atau Juli 2018 di bawah naungan label rekaman Orange Cliff Records yang bekerjasama dengan Kollektiv Store.

Singel beraroma trip hop dan ambient itu terbilang sukses menunjukkan sentuhan vokal Logic Lost yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Tembang “Nobody Wants You To Be Alone” sudah bisa disimak melalui berbagai layanan musik digital seperti Spotify, Deezer, Apple Music, ITunes, Soundcloud, Bandcamp, dan lain-lain. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.