Membongkar Fakta Laporan Tahunan Discogs 2017

Discogs merilis laporan akhir tahun 2017 yang memuat data bahwa transaksi rekaman fisik masih ‘baik-baik’ saja, musik rock masih berkuasa, album Dark Side of The Moon sepertinya dimiliki oleh setiap rumah tangga, dan singel Love Me Do-nya The Beatles menjadi piringan hitam termahal. Kabar baik bagi para penggemar #JajanRock.

0
95

GeMusik – Discogs merupakan sebuah situs online berbasis data bersifat urun daya yang berisi informasi soal rekaman audio, termasuk rilisan yang bersifat komersial, promosional, serta bootleg atau rilisan yang tidak pernah dirilis oleh perusahaan rekaman. Peladen Discogs, saat ini dengan nama domain discogs.com, dimiliki oleh Zink Media, Inc., dan bermarkas di Portland, Oregon, AS.

Misi utama Discogs adalah untuk membangun arsip atau database yang paling besar, komprehensif, dan komplit perihal rilisan musik beserta marketplace-nya. Mereka juga menghimpun data dan informasi dari para musisi, band, label rekaman, penerbit, distributor, hingga para kolektor musik seantero planet ini.

Tempo hari, Discogs menerbitkan laporan akhir tahun 2017 berupa Marketplace Analysis & Database Highlight. Mereka mengaku database Discogs makin berrkembang pesat dan cukup mengejutkan alias di luar prediksi. Penetrasi musik digital ternyata tidak terlalu mengurangi minat orang-orang akan rilisan fisik.

Sementara berdasarkan sisi marketplace atau transaksi jual-beli rekaman fisik yang terjadi pada pasar Discogs, kita bisa tahu musik seperti apa yang dikonsumsi masyarakat dan format rekaman apa yang paling mereka suka.

Berikut fakta-fakta yang bisa dikumpulkan dari laporan State of Discogs 2017;

Jumlah rekaman fisik yang telah ditambahkan pada database Discogs sepanjang tahun 2017 adalah sebanyak 1.360.424 rilisan, atau meningkat 4,18 persen dibandingkan tahun 2016.

Peningkatan jumlah rekaman fisik tersebut di atas masih didominasi oleh format CD yang meningkat 22,94% dibandingkan tahun 2016. Diikuti kemudian oleh format Kaset yang meningkat sebesar 12,13% dibanding tahun sebelumnya.

Jika merujuk pada genre musik, maka kategori Rock yang tetap merajai jumlah rekaman fisik yang masuk data Discogs 2017, yakni sebanyak 445,890 judul rilisan. Diikuti kemudian oleh genre Pop (293.173) dan Elektronik (251.449).

Genre musik yang mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2017 adalah jenis musik Latin yang naik 24,05% dibanding tahun sebelumnya. Diikuti oleh musik Brass & Military (22,45%), serta Folk, World & Country (12,54%).

Amerika Serikat masih menjadi negara yang paling banyak menyumbangkan karya rekamannya ke data Discogs tahun lalu, yakni sebanyak 323.721 rilisan. Sementara penambahan jumlah rilisan juga disumbangkan oleh Meksiko (41,32%), Swiss (25,76%), dan Jepang (11,29%).

Tahun lalu, genre musik yang paling banyak dikoleksi menurut komunitas Discogs adalah Rock yaitu sejumlah 31.813.479 rilisan. Diikuti kemudian oleh Elektronik (15.863.636) dan Pop (8.266.247). Genre lain yang mengalami peningkatan signifikan pada jumlah kolektor musiknya adalah jenis musik Klasik (42,36%), Brass & Military (42,24%), dan Latin (38,33%).

Album rekaman master yang paling banyak dikoleksi sepanjang tahun 2017 masih dipegang oleh Dark Side of The Moon milik Pink Floyd. Di bawahnya ada Sgt. Pepper’s Lonely Heart Club Band (The Beatles), Wish You Were Here (Pink Floyd), Thriller (Michael Jackson), dan Abbey Road (The Beatles).

Kejutan di tahun 2017, album OK Computer milik Radiohead untuk pertama kalinya mampu merangsek ke posisi 10 besar dalam kategori album rekaman master yang paling banyak dikoleksi. Bergabung dengan barisan album-album klasik milik para musisi legendaris dunia.

Jumlah transaksi pada marketplace Discogs pun mengalami kenaikan sebesar 20,42% dibanding tahun sebelumnya, totalnya sebanyak 10.009.022 transaksi. Untuk transaksi terbanyak masih dipegang oleh format rilisan Vinyl atau Piringan Hitam yaitu sebanyak 7.949.932 jumlah transaksi atau meningkat sebesar 18,81% dari tahun lalu. Format lain juga mengalami kenaikan jumlah transaksi, seperti CD (28,39%) dan Kaset (29,54%).

Rekaman fisik yang terjual paling mahal sepanjang tahun 2017 di katalog Discogs jatuh kepada piringan hitam Love Me Do 7” milik The Beatles – yang sebenarnya hanya versi promo dan singel berisi satu lagu saja. Rekaman super langka tersebut terjual seharga $14.757 USD. Pada posisi kedua ada piringan hitam God Save The Queen 7” (singel) milik The Sex Pistols yang terjual seharga $14.690 USD. Tahun lalu, piringan hitam Black Album milik Prince jadi rekaman termahal di Discogs dengan harga $15.000 USD.

Untuk penjualan album baru di tahun 2017, posisi pamuncak diduduki oleh OK Computer OKNOTOK 1997-2017 milik Radiohead. Diikuti kemudian oleh album Through The Looking Glass (Midori Takada), dan Slowdive (Slowdive).

Untuk informasi lebih detil beserta data statistik laporan Discogs setahun lalu, silakan simak pada State of Discogs 2017. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.