The Melodrama
The Melodrama - foto dok. demajors.

GeMusik – Debut album The Melodrama diberi judul Fragmentia Anak Adam. Album ini berisi tujuh lagu yang dikemas simpel namun catchy membuat para penikmat musik nyaman.

Alunan vokal Abe yang khas, serta petikan gitar nylon dari Pupung yang melodius dibalut sound unik dari synthesizer-nya Hilman bikin atmosfir dari lagu ke lagu seolah membawa ke ruang dan dimensi waktu yang berbeda.

Dibuka dengan “Aurora” yang menceritakan tentang goresan tangan tuhan akan bias cahaya yang menghipnotis pandangan dari keindahan aurora dalam lingkar semesta langit malam.

Baca Juga: Saptarasa dan Bisikan Tuhan

Dilanjutkan dengan lagu kedua berjudul “Kidung Sang Perantau” yang menceritakan keindahan alam Indonesia yang dituangkan dalam syair pegunungan dan pesawahan yang sanggup melengkapi rasa rindu mendalam dari setiap orang yang tengah merantau jauh dari kampung halaman.

Lagu ketiga “Boneka Kayu” menceritakan tentang romantisme masa kanak-kanak ketika tiap hari Minggu menyaksikan tontonan film Si Unyil.

Lagu keempat adalah “Monumentalis Plastik” yang mengangkat sisi absurd atau keironian akan kemegahan serta gemerlapnya kehidupan yang penuh kepalsuan. Rapuh seperti bongkahan plastik yang tak abadi. Soal pemujaan ambisi dan nafsu dunia.

Lagu kelima “Polaroid” sengaja didedikasikan kepada para fotografer yang giat mengabadikan gambar melalui lensa kameranya.

“Sepertiga Cahaya” menceritakan pencarian akan jalan menuju kedamaian yang hakiki – dalam sisi gelap ruang jiwa manusia yang hampa menuju terang benderangnya cahaya sang pencipta.

Baca Juga: Ketika Yukie Memburu “Cahaya”

Lantas ditutup dengan “Canting” yang didedikasikan untuk para pengrajin batik tulis. Maksudnya agar anak-anak zaman sekarang tidak melupakan warisan tradisional yang harus dilestarikan.

Album Fragmentia Anak Adam dirilis pada bulan November 2018 melalui jaringan distribusi demajors yang tersebar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Baca Juga: Merayakan Ketenangan Airportradio di Album Kedua

The Melodrama adalah band akustik pop yang memadukan elemen gitar akustik dan synthesizer dengan nuansa indie pop, brit pop dan folk. Mereka terbentuk pada tanggal 17 Agustus 2013 di kota Tasikmalaya dengan formasi Abe sebagai vokalis dan mengisi gitar string akustik, Pupung Purnama mengisi petikan gitar akustik nylon dan Hilman pada perangkat synthesizer. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.