Merayakan Toxic Relationship di Video Beeswax “Maze of Mind”

Beeswax merilis video musik “Maze of Mind” garapan sutradara handal Prialangga dalam narasi yang melibatkan toxic relationship hingga kelainan mental.

0
20

GeMusik – Kuartet emo asal kota Malang, Beeswax, merilis karya terbaru dalam bentuk sebuah video klip pada tanggal 21 Desember 2018. Lagu “Maze of Mind” yang ada di album ketiga mereka Saudade dipilih menjadi video klip ketiga yang dirilis setelah “Fix” dan “Refugee”.

Video klip-nya disutradarai oleh Prialangga yang sebelumnya banyak terlibat dalam karya-karya visual dari Coldiac, Sal Priadi, hingga Brigade 07. Lagu “Maze of Mind” yang sebenarnya bercerita tentang kekecewaan seseorang terhadap pasangannya akhirnya direpresentasikan menjadi cerita yang cukup tidak biasa oleh Prialangga.

DOP Adi dan sutradara Prialangga

Terinspirasi pengalaman pribadi serta berbagai macam gejolak kesedihan yang dirasakan selama setahun terakhir, ia merangkumnya ke dalam sebuah narasi yang melibatkan toxic relationship hingga kelainan mental yang dialami para tokohnya.

“Dalam setahun terakhir, bisa dibilang banyak kesedihan yang melanda dan lagu Beeswax ini saya rasa tepat untuk menuangkan ide-ide serta simbolisme yang saya pikirkan,” ungkap Prialangga.

Dibantu dengan tim yang solid mulai dari stylist Titi Savitri, make-up artist Madu Kinanti, dan DOP Adi Fathul Ardy, serta tim lighting, logistik dan artistik, pembuatan video klip ini hanya memakan satu hari penuh.

Bagas Yudhiswa dan Steffani BPM di video “Maze of Mind”

Beeswax yang sebelumnya hanya sekedar terlibat di video klip mereka sebagai pemain musik, kali ini dituntut untuk memainkan peran. Bagas Yudhiswa dan Steffani BPM berperan sebagai sepasang kekasih yang menjalani hubungan penuh konflik dan kekerasan. Sedangkan beberapa talent dan personel Beeswax lainnya memerankan figur korban. Prialangga juga menambahkan elemen-elemen yang sebelumnya terdapat pada video “Fix” dan “Refugee”.

“Video ini semacam penutup era album ketiga Beeswax, jadi saya sengaja menambahkan sedikit benang merah di dalamnya yang berhubungan dengan dua video sebelumnya,” imbuh Prialangga.

Menggunakan pencahayaan temaram yang didominasi warna merah dan hijau, kesan gloomy dan mencekam berhasil dimunculkan lewat karya ini. Tentu saja video ini wajib ditonton hingga akhir karena menyimpan suatu plot twist yang mungkin bisa membuat penontonnya bergidik ngeri.

Single “Maze of Mind” merupakan lagu kolaborasi dengan penyanyi asal Malang, Steffani BPM itu nantinya juga akan dirilis sebagai single digital tersendiri yang rencananya akan keluar di tanggal 25 Desember 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.