Mikkey Dee Tentang Lemmy Kilmister: ‘Bigger Than Elvis’

Tepat hari ini, Lemmy Kilmister sudah dua tahun meninggalkan kita. Bekas drummer-nya di Motorhead mengenang Lemmy dengan elegan.

0
80
Lemmy Kilmister bersama Mikkey Dee - Foto Dok. Mirror.co.uk.

GeMusik News – Sudah dua tahun Lemmy Kilmister meninggalkan kita dan dunia yang penuh dengan hingar-bingar rock n’ roll. Kematiannya masih terasa bagai pukulan yang berat bagi fans Motorhead dan musik cadas seantero planet. Hingga hari ini, kenangan dan penghormatan masih kerap digulirkan oleh kolega, teman, dan penggemar Lemmy.

Baru-baru ini, giliran kolega satu band yakni drummer Motorhead, Mikkey Dee, yang mengungkapkan perasaannya tentang Lemmy. Dalam sebuah wawancaranya dengan Goldmine, Dee berbincang soal dedikasi fans kepada Lemmy, pria yang sangat ia kenal dan bahkan disebutnya sebagai sosok yang ‘lebih besar daripada Elvis Presley’.

Lemmy meninggal dunia pada tanggal 28 Desember 2015, setelah berjuang melawan kanker dan menghabiskan masa lima dekade di jagad rock n’ roll. Selepas jadi tehnisi gitar di Jimi Hendrix Experiences dan bergabung dengan Hawkwind, ia membentuk Motorhead yang agung itu. Singkat kata, Motorhead kemudian selalu dianggap telah menginspirasi band-band rock dan metal dari berbagai generasi. Jadi tidak heran kalau Lemmy dkk bakal selalu dihormati dan dicintai fans hingga detik ini, bahkan selamanya.

“Saya sudah yakin kalau Lemmy bakal diingat dengan layak. Ketika dia meninggal, sosoknya sudah lebih besar daripada Elvis [Presley],” kata Mikkey Dee kepada Goldmine.

“Lemmy bakal terkejut dan bangga jika dia tahu ini. Dia mungkin tahu sih, pas dia pipis dan mengamati apa yang terjadi di sini. Maksud saya, kalau kamu lihat apa yang terjadi di festival Wacken kemarin, misalnya, ratusan ribu penonton mengangkat tangannya ketika diputarkan video baru Motorhead yang mengkover ‘Heroes’ [lagu milik David Bowie]. Itu perilisan perdana video tersebut, dan atmosfirnya sangat luar biasa. Orang-orang sampai menamai sebuah jalan dengan nama ‘Lemmy’. Mereka bahkan menamai banyak taman dan panggung dengan namanya,” imbuh Dee, yang sekarang menjadi drummer untuk band rock Scorpions.

Beberapa hari lalu, Lemmy sebenarnya berulang tahun. Pria yang bernama asli Ian Fraser Kilmister itu lahir pada malam Natal tahun 1945 di daerah Burslem, Stoke-on-Trent, Staffordshire, Inggris. Konon, Lemmy remaja pernah menonton konser The Beatles di Cavern Club (Liverpool), lalu memutuskan belajar bermain gitar dengan lagu “Please Please Me”. Selebihnya adalah sejarah, yang sudah banyak diketahui umum.

Soal legacy yang ditinggalkan Lemmy, Dee juga menuturkan, “Dia telah dikenang dengan banyak cara. Dia itu penyair, loh. Dia jago meramu kata-kata. Itu kenapa Ozzy [Osbourne] selalu menghubungi Lemmy untuk diajak kerja bareng. Beberapa musisi lain juga senang mengajaknya. Sebab, Lemmy bisa menemukan kata-kata dengan ajaib, dan tidak semua orang melakukan itu. Dia mampu bikin lirik hanya dalam waktu 15 menit saja, di mana orang lain mungkin berjuang berbulan-bulan untuk hal yang sama. Lemmy hanya perlu mengambil tisu dan menulis lirik terbaik yang pernah kamu bayangkan.”

Lemmy, forever!…

- Happy Anniversary -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here