Noose: Bibit Misantrofik dari Malang

Trio heavy rock asal kota Malang yang memadukan stoner rock, doom metal, serta rock & roll menjadi satu frekuensi yang penuh geliat.

0
15
Foto dok. Noose.

The Story So Far: Noose dibentuk pada tahun 2017 oleh tiga pemuda asal kota Malang. Fadly (vokal & gitar), Kevin (bass) dan Dendi (drum) mengaku kalau terbentuknya unit heavy rock ini didasari oleh kesamaan selera musik dan teman satu tongkrongan. Nama Noose sendiri diilhami dari tiga tembang milik tiga grup rock yang menjadi anthem di telinga para personilnya – yakni Eyehategod “Medicine Noose”, A Perfect Circle “The Noose” dan Soundgarden “Pretty Noose”. “Kata Noose sendiri berarti ‘tali tambang yang digunakan untuk gantung diri’ yang menggambarkan musik yang kami mainkan; gelap dan muram” ungkap Fadly.

Vision of Disorder: “Noose memiliki visi dan keinginan besar untuk memanaskan geliat musik rock purba dengan sound yang modern,” ungkap band yang mengaku musiknya dipengaruhi oleh band seperti Black Sabbath, Budgie, dan Deep Purple. Formula klasik tersebut mereka racik lagi dengan sentuhan rock kontemporer ala Mastodon, Priestess, dan Baroness.

First Strike: Lagu “Surreal Way Of Paradise” adalah debut single perkenalan Noose. Lewat lagu ini, Fadly dkk menyinggung orang-orang yang menganggap diri mereka suci tetapi dengan mudahnya merendahkan orang lain dan menyebutnya sebagai ‘pendosa’ yang tidak layak mendapatkan surga. Sungguh familiar, bukan?!

Master of Reality: Bertepatan perhelatan Record Store Day 2018 Noose melahirkan debut mini album bertajuk Flawless Darkness dalam format kaset. Tidak lama kemudian, mereka mengemasnya kembali dalam format CD. Flawless Darkness yangdirilis oleh label rekaman Hell Is Other Records ituberisikan enam materi orisinil plus satu lagu kover “Territorial Pissings” milik Nirvana.

Talking Heads: Noose mengaku ada beberapa tema dan pesan yang ingin disampaikan lewat debut albumnya – mulai dari seputar topik sosial, fiksi, hingga personal sekalipun. “Secara tematik mini album Flawless Darkness mengangkat tema tentang kehidupan dan isu-isu sosial, juga ada beberapa track yang bersifat personal,” terang Fadly selaku penulis lirik.

Soundlike: Noose meleburkan musik stoner, doom metal, serta rock & roll menjadi satu frekuensi yang coba disajikan dengan sound yang lebih modern dan anthemic – yang mereka sebut sendiri dengan istilah Misantrophic Stoner Rock. “That sounds really cheesy, but we are heavy,” kata Fadly.

For Fans Of: Black Sabbath, Mastodon, Priestess, dan Baroness.

Link: https://noose-msr.bandcamp.com/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.