Padahal, Dave Mustaine dan Metallica (Mungkin) Baik-Baik Saja

Sempat riuh di linimasa gara-gara kicauan Dave Mustaine di Twitter yang bilang kalau visi awal Megadeth adalah untuk ‘menghancurkan’ Metallica dan ingin berhenti tinggal di dalam van.

0
159
dave mustaine metallica
Dave Mustaine dan Metallica tampil sepanggung di Fillmore, San Fransisco. (2011) - Foto Dok. Teamrock / Getty Image.

Gemusik News – Salah satu riwayat ‘pertempuran’ abadi yang terjadi di blantika musik rock dan metal selama hampir empat dekade terakhir ini adalah perang dingin antara Dave Mustaine dengan Metallica.

Itu sudah jadi rahasia umum. Tidak perlu dijelaskan lagi seperti apa ‘panasnya’ konflik mereka. Dan semua metalhead pasti paham pangkal masalah serta tahu jejak sejarahnya. Kudunya.

Salah satu scene yang paling sering dibicarakan adalah fase keterlibatan Dave Mustaine pada awal karir Metallica, lalu cabut dari sana, dan membentuk Megadeth. Itu selalu jadi headline yang panas bagi setiap media metal.

Sejak terbentuk Megadeth pada tahun 1983, hubungan Dave Mustaine dengan (personil) Metallica selalu tampak meregang dan berjalan sengit selama bertahun-tahun. Mulai dari rumor yang tidak enak tentang pemecatan Dave Mustaine di Metallica, sengketa lagu “Mechanix” dan “The Four Horsemen”, polemik reissue demo No Life Till Leather, hingga kasak-kusuk di belakang panggung atau di sesi wawancara dengan media.

Ya, selalu ada saja celetukan dan sentilan ‘panas’ di antara mereka. Dan itu bakal terus jadi santapan konsumsi media metal dan penikmat musik cadas sampai kapan pun.

Meski kemudian – seiring dengan kedewasaan masing-masing – Dave Mustaine dan Metallica mulai merekonsiliasi komunikasi mereka belakangan ini. Komunikasi mereka mulai membaik. Megadeth dan Metallica pun kerap manggung bareng – dalam berbagai festival musik atau megaproyek The Big Four bersama Slayer dan Anthrax.

Namun, selaku musisi metal dan rockstar yang dikenal terlampau blak-blakan sekaligus arogan, Dave Mustaine tetap saja suka melontarkan komentar sengit dan kritik yang pedas jika disuruh membicarakan tentang proyek musiknya bersama Megadeth.

Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, saat Dave Mustaine ditanya oleh salah seorang follower-nya melalui Twitter.

@EfrainJValles: @DaveMustaine what was your measure of success when starting Megadeth? What was your vision?

Sebuah pertanyaan yang bagus, sebenarnya. Tapi kita musti paham, tidak bisa terlalu berharap respon atau jawaban yang ‘menyenangkan’ dari Dave Mustaine.

@DaveMustaine: My measure of success was if I ate that day or not, and my vision was destroy @Metallica and stop living in a van. Good thing I got over my animosity for leaving the band. I’m glad we reconciled… where’s the Big 4 shows???

Ha!

Respon Dave Mustaine tadi tentu saja jadi santapan panas para netizen dan media massa – dari yang paham sampai yang tidak paham sama sekali. Ketika jawaban tersebut dianggap memunculkan kembali sentimen anti-Metallica, Dave Mustaine justru menyuruh para fans-nya untuk diam, move on, dan berhenti membahas topik itu lagi.

Sejauh ini, tidak ada tanggapan dari pihak Metallica perihal kicauan Dave Mustaine di atas. Toh, belakangan ini mereka tampak baik-baik saja.

Dave Mustaine juga sempat mengatakan, “I don’t care if they like me or not, I still have to be respectful of them and their accomplishments for my own self-respect.”

Memang isu perdebatan (antar fans) seperti itu kadang tidak perlu dan hanya buang-buang tenaga saja. Malah sebaiknya ada satu hal yang justru patut disyukuri: Bahwa penggemar musik cadas hidup di era yang tepat dan masih bisa menikmati karya-karya berbobot dari dua unit metal sekaligus – baik Metallica maupun Megadeth. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.