Perjuangan Minoritas di Video Phoneme

Video musik untuk single "Amerta" itu membawa pesan paradoksial soal mayoritas versus minoritas.

1
12

GeMusik – Kelompok musik folk asal Malang, Phoneme, baru saja melepas video musik untuk single pertamanya yang berjudul “Amerta”.

Nashrul selaku vokalis menjelaskan konsep video klip mereka ini. Mengambil tema perjuangan minoritas, unit folk ini bercerita bagaimana suatu hal yang minoritas dipaksakan menjadi mayoritas.

“Kadang pula hal tersebut membuat suatu yang minoritas terkesan tidak menjadi diri mereka sendiri, namun harus menuruti kemauan mayoritas,” jelasnya.

Hal tersebut direpresentasikan melalui simbol sang penari dari Bali, yang menyimbolkan keminoritasan. Namun sang penari memakai selendang Jawa, yang menyimbolkan kemayoritasan.

Phoneme menggabungkan folk dan tradisi – Foto dok. FB.

Yang menarik, plot dan jalan ceritanya dibumbui dengan suatu paradoks. Terlihat sang penari tersenyum lepas saat melenggang dengan tarian Bali dan selendang Jawa. Jika ditelisik lebih dalam, senyum lepas tersebut menyiratkan suatu paksaan.

“Coba dilihat nanti di video klip, sang penari tersenyum bahagia, menyiratkan suatu ketidaknyamanan lewat sebuah paradoks,” jelas Rozy, sang gitaris.

Beberapa menit kemudian, sang penari menari dengan leluasa setelah melepaskan selendang Jawa dan menggantinya dengan pakaian adat Bali. Anehnya, ia malah terlihat bersedih. Perasaan sedih yang tergambar itu menyiratkan sebuah kebahagiaan atas lepasnya sebuah keterpaksaan.

Video klip yang pembuatannya dimentori langsung oleh Oneding, Wake Up iris! dan Prialangga ini juga selaras dengan lirik “Amerta”.

Liriknya menceritakan bagaimana seharusnya perbedaan bisa berjalan bersama, tanpa diskriminasi atau memaksa suatu kaum untuk ‘sama’ dengan kaum mereka.

“Untuk apa kita harus memaksa untuk sama. Selama berbeda dan toleransi masih dikedepankan, kita bisa hidup dengan damai,” tutup Lion, yang juga gitaris dari Phoneme. (*)

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.