The Pretty Reckless, Sensualitas Musik Rock (Photo: Pinterst.com)
The Pretty Reckless, Sensualitas Musik Rock

GeMusik – Nama The Pretty Reckless cukup bikin heboh panggung ingar dalam beberapa tahun terakhir. Band yang terbentuk di Amerika Serikat 9 tahun silam ini kerap menjadi kontroversi lantaran sosok sang vokalis, Taylor Momsen, mantan model ternama sekaligus pemain serial drama Gossip Girl.

Momsen banting setir menjadi sosok seksi dalam hingar bingar musik rock. Kesan sebagai cewek pendiam dan lugu ditanggalkannya sejak muncul dalam video klip Make Me Wanna Die yang sekaligus lagu andalan di album perdana mereka. Dan, dia  mampu merebut hati para pecinta musik rock. Momsen benar-benar berubah menjadi cewek “liar” dunia musik rock, hal yang berbanding terbalik dengan peran lugu dan pendiamnya di serial Gossip Girl yang sukses di berbagai negara.

Kini sosok seksi Taylor Momsen nampaknya menjadi daya jual band ini. Tak hanya memiliki paras cantik dan lekuk tubuh indah, kualitas vokal dan aksi panggungnya juga tak kalah menarik. Bahkan, cewek kelahiran 26 Juli 1993 ini memiliki sisi unik dalam kehidupannya. Berbagai kontroversi seperti tampil tanpa busana untuk klip The Pretty Reckless berjudul The Words hingga kembali unjuk kemolekan tubuhnya di klip Heaven Knows. Momsen mangaku cuek dengan apa yang sudah dilakukannya.

“Orang tua saya tidak perduli dengan aksi telanjang saya di klip atau cover album. Ini hanya masalah pakaian, mereka tahu saya sedang mencoba sesuatu yang baru dalam karir saya,” kata Momsen.

Meski tak setenar band rock lainnya di Amerika, namun The Pretty Reckless justru mendapat sambutan baik di kawasan Eropa. “Album perdana band ini berjudul Light me Up justru terkenal di Eropa Timur. Setelah mengeluarkan album Going to Hell, kami mulai dilirik di Amerika,” ungkapnya.

Pada tahun 2016 lalu, album Who You Selling For juga meledak di pasaran dan hampir menyamai penjualan album sebelumnya, Going to Hell. Selama berkarir di dunia musik, The Preety Reckless awalnya kerap menjadi band pembuka untuk konser Evanescene serta tur Guns ‘N Rosses. Pada Mei 2017 lalu band ini sempat menjadi band pembuka untuk konser Soundgarden dengan vokalis mendiang Chriss Cornell. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.