Ritchie Blackmore Merindukan Deep Purple

Dia berharap dapat tampil sepanggung dengan Deep Purple untuk terakhir kalinya

0
601
Ritchie Blackmore. Sosoknya dicintai tapi kehadirannya tidak diinginkan. (Foto Ritchie Blackmore’s Official)
Ritchie Blackmore. Sosoknya dicintai tapi kehadirannya tidak diinginkan. (Foto Ritchie Blackmore’s Official)

GeMusik – Ritchie Blackmore, nama yang harus dipahami oleh gitaris rock bahkan para  pemula sekali pun, adalah salah seorang pendiri Deep Purple dan pencipta riff fenomenal seperti “Smoke On The Water” atau “Soldier Of Fortune”.  Sudah dua kali ia meninggalkan band hard rock legendaris tersebut.

“Saya pikir menarik juga jika kami dapat tampil bareng meski sekadar alasan bernostalgia. Cuma saya tidak tahu apakah mereka tertarik dengan ide ini? Kami berteman dan selama dua puluh tahun sama-sama menciptakan musik,” begitulah harapnya seperti diungkap Blabbermouth.

Di kalangan teman-temannya, Ritchie Blackmore dianggap sering bertingkah aneh. Kisah perseteruannya dengan vokalis Ian Gillan berakhir dengan cabutnya Mr Black, begitu julukannya,  pada 1974. Bersama penggantinya, Tommy Bolin, Deep Purple kemudian bikin kejutan dengan merilis Come Taste The Band (1975) yang bernuansa jazz rock. Sayang, formasi ini berlangsung singkat. Tommy Bolin tewas akibat over dosis.

Tahun 1984 Ritchie Blackmore kembali bergabung. Formasi reuni ini merilis Perfect Stranger, album kedua yang penjualannya berhasil menyabet platinum setelah Machine Head (1972). Namun sukses tersebut tak diikuti album berikutnya: The House of Blue Light (1987), Slaves and Masters (1990) danThe Battle Rages On… (1993). Ritchie Blackmore, sekali lagi, hengkang. Deep Purple melanjut tur dunianya dengan  bantuan Joe Satriani. Band yang namanya pernah tercatat pada Guinness Book of Record sebagai band paling bising di dunia ini kemudian melangsungkan sejumlah tur dengan bantuan gitaris Joe Satriani.

Tahun lalu hanya Ritchie yang absen ketika Deep Purple diundang dalam acara Rock And Roll Hall Of Fame. “Saya punya alasan tidak hadir di acara itu,” tulisnya di laman facebooknya.

Kini ia secara terbuka ia menyatakan keinginannya untuk tampil bareng lagi. Mau tahu komentar Ian Paice? Kepada The Rock Brigade drummer itu blak-blakan tidak melihat alasan untuk bereuni lagi dengan Ritchie.

“Deep Purple kini hidup penuh persahabatan. Inilah area kami yang sekarang. Saya pikir Ritchie tidak seperti kami. Saya mencintai Ritchie sampai mati, tapi untuk bergabung lagi dengannya belum tentu menyenangkan.” (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.