GeMusik Unit pop punk asal Bandung, Rocket Rockers, baru saja merilis album keenam, Cheers From Rocket Rockers sebagai penanda hari jadi ke-18 mereka di tahun 2017 ini. Berbeda dengan album-album lainnya, Aska (vokal/gitar), Lowp (gitar), Bisma (bass) dan Ozom (drum) mengemas album ini dalam format kompilasi yang melibatkan 18 band/solois dari kalangan lintas genre dan lintas generasi.

Menurut Aska kepada GeMusik, ide ini berawal dari banyaknya Rocket Rock Friends (sebutan fans Rocket Rockers) angkatan baru yang hadir di setiap pertunjukan Rocket Rockers tapi ternyata tidak tahu lagu-lagu lama band pujaannya itu. Dari situ, Aska dan kawan-kawan mencoba meracik formula baru untuk diceploskan ke dalam album Cheers From Rocket Rockets ini. Dengan kata lain, melakukan proses pengarsipan karya-karya lama mereka melalui konsep kekinian.

“Lalu kepikiran buat ngangkat lagi lagu-lagu Rocket Rockers yang dulu, tapi dibawakan oleh teman-teman musisi dan band lain. Supaya musiknya kekinian, biar yang dengernya juga anak-anak kekinian. Juga, album ini bisa jadi nostalgia buat teman-teman yang dengerin Rocket Rockers dari album pertama, Soundtrack For Your Life (2002),” urai Aska.

“Selain itu, pengen lebih menegaskan lagi kalau nggak ada istilah pengkotak-kotakan musik. Semua berhak punya panggung yang sama, semua bisa mendengarkan musik apapun sesuai hatinya. Nggak ada lagi fan base ini berantem sama fan base itu, genre ini musuhan sama genre itu, nggak ada lagi anti band ini atau band itu. Kalau nggak suka, ya udah nggak suka aja.”

Aska melanjutkan, selama proses rekaman album ini setiap band/solois diberi kebebasan untuk mengaransemen lagu-lagunya sesuai dengan ciri khas dan karakter mereka masing-masing. Tapi, ada beberapa band yang mereka beri opsi lagu untuk mereka pilih dan juga diberikan sedikit masukan seputar aransemen.

Total ada 18 lagu yang ada di album Cheers From Rocket Rockers, dengan rincian 17 lagu Rocket Rockers yang dibawakan oleh musisi dan band lain, plus satu lagu cover version milik Maliq & D’Essentials yang dibawakan Rocket Rockers, “Pilihanku”. ke-17 lagu tersebut adalah; “Dia” (Last Goal! Party), “Terobsesi” (Dead With Falera), “KLASSIX” (Dead With Falera), “It’s Just Another Holiday” (Four Get Me Nouts), “Tergila” (The Flins Tone), “Jangan Dulu Tenggelam” (V1mast) dan “Bangkit” (Superglad Feat. Awwe).

Ada juga “Bersama Taklukan Dunia” (Parahyena), “Percuma” (ALiansi Kiri), “Ingin Hilang Ingatan” (Midnight Quickie Feat. Rocket Rockers), “Hitam Putih Dunia” (Syauqi), “Kehilangan” (Bravesboy), “Membaca Tanpa Mata” (Hoolahoop), “Kekuatanku” (Navl), “Tragedi Tragis 1989” (Kungpow Chickens), “Hari Untukmu” (Fiersa Besari & Kerabat Kerja) dan “Tunggu Apalagi” (Painfull By Kisses).

Alasan Rocket Rockers memilih lagu “Pilihanku” karena ingin memperluas jaringan pendengar musik mereka sehingga lagu-lagunya bisa didengar oleh fans dari genre musik lain, termasuk fans Maliq & D’Essentials. “Genre lagunya jauh banget dari musik kami, temponya juga. Lagunya kuat dan penikmat musik Maliq mungkin adalah penikmat musik yang belum terlalu bisa kami jangkau. Sehingga di sini muncul cross market dari segi penikmat Maliq dan Rocket Rockers.”

Di luar itu semua, ada pesan penting lain yang ingin disampaikan Rocket Rokers melalui album barunya ini. Aska menegaskan, siapapun wajib mendengarkan Cheers From Rocket Rockers karena album ini merupakan ucapan terima kasih mereka kepada Rocket Rock Friends, Rocket Rock Famz dan musik Indonesia. “Juga sebagai informasi kepada para pendengar bahwa banyak musisi baru ataupun lama yang berkualitas tetapi tidak terlalu muncul ke permukaan. Untuk itu, mari kita mencoba mengenal mereka dan  jadilah insan musik yang lebih baik dengan tidak mendiskreditkan salah satu genre,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.