mamma mia tanya-sophie-rosie
SOPHIE & THE DYNAMOS: Rosie (Julie Walters) dan Tanya (Christine Baranski) mengantar Sophie (Amanda Seyfried) menyelami cerita masa muda sang bunda.

GeMusik – I’m in love with everything about Mamma Mia! (2008). Itu mungkin bukan film untuk konsumsi Oscar atau Palme d’Or. Tapi definitely salah satu film paling indah yang pernah saya tonton. FYI, saya fans Meryl Streep, penikmat lagu-lagu ABBA, dan pencinta Pierce Brosnan. Jadi tahu lah rasanya jika elemen-elemen yang kita cintai berpadu menjadi satu dalam suguhan film musikal yang superlucu. It’s-a-feel-good-movie yang DVD orisinalnya layak ditaruh di bawah bracket TV untuk sewaktu-waktu diputar lagi.

Nah, ketika mendengar bahwa film ini dibuat sekuelnya, saya tidak terlalu excited. Apa lagi yang mau dikembangkan dari film yang diadaptasi dari drama Broadway berjudul sama itu? Rasanya beda dengan—let’s sayOcean’s 8. Karena Ocean’s 8 ini bukan sekuel, melainkan reboot. Cerita yang berbeda, hanya berdasarkan trilogi Ocean’s yang kita cintai dulu.

Lalu, apa yang ditawarkan sekuel yang dirilis 10 tahun setelah versi orisinalnya?

Ternyata banyak!

Dari trailer-nya saja, kita bisa berharap pada berbagai hal. Ada versi muda Donna (dimainkan dengan cantik oleh Lily James), juga tiga pacarnya: Sam Carmichael, Harry Bright, serta Bill Anderson. Tentu versi old-nya (yang masih pada menggemaskan itu) kembali muncul. Plus, tentu saja, Cher! Penyanyi dan aktris legendaris itu berperan sebagai ibu Donna, Ruby Sheridan.

Baca Juga: Film Dokumentasi Black Sabbath Siap Dirilis

Premisnya simpel. Menceritakan masa muda Donna ketika baru lulus sekolah lewat penuturan dua sahabatnya: Rosie (Julie Walters) dan Tanya (Christine Baranski). Berpadu dengan problem yang dihadapi Sophie di masa kini. ”Kami akan tunjukkan bagaimana ibumu melakukan segalanya, sendirian,” demikian kata Rosie dalam trailer yang menjadi narasi pengantar cerita Mamma Mia! Here We Go Again.

Plot yang menggabungkan alur maju dan flashback sama-sama enjoyable. Meski ada hole di sana-sini, terima aja lah. Namanya juga komedi romantis. Selama nggak khayal banget tentu masih bisa dimaafkan.

mamma mia young donna-young bill
KOREOGRAFI MEMIKAT: Donna bersama Bill berdansa di kapal Bill diiringi lagu ”Why Did It Have To Be Me” yang berkesan jenaka.

Satu hal yang mungkin menjadi masalah sutradara Ol Parker adalah stok lagu ABBA yang ada di tangannya. Kita tahu, lebih dari separuh repertoir paling populer band asal Swedia itu sudah dihabiskan di Mamma Mia!. Padahal range tema lagunya sangat luas. Nah, yang tersisa ini kebanyakan bernada mellow. Galau. Lagu-lagu ceria seperti “Honey, Honey”, “Dancing Queen”, dan “I Do I Do” yang romantis sudah pernah tampil.

Karena sebisa mungkin menghindari pengulangan lagu (kecuali tentunya Mamma Mia), Parker tidak punya pilihan selain mengangkat lagu-lagu sedih tersebut dan merangkainya menjadi alur cerita yang masuk akal. Hasilnya, Mamma Mia! Here We Go Again jadi supersedih! Tidak ada lagi “Mamma Mia” yang dinyanyikan Donna sambil mengendap-endap di atap kandang kambing. Tak ada “Does Your Mother Know” yang mengeksplorasi sisi MILF Tanya (harus diakui, dia hot!). Juga “Take a Chance on Meyang dibawakan secara komikal oleh Rosie dan Bill.

”Ceritanya memang jauh lebih emosional daripada prekuelnya,” Parker mengakui ketika diwawancara Variety. ”Kami semua [tim penulis naskah] merasa bahwa inilah cerita terbaik untuk disampaikan, dan inilah cara terbaik untuk menyampaikannya. Donna-nya Meryl membawa seluruh spirit ABBA dan Mamma Mia! di film pertama. Tentu kami berharap fans menyadari bahwa ini tak hanya soal dia,” lanjut pria yang menyutradarai The Best Exotic Marigold Hotel (2011) tersebut.

Baca Juga: Muse Drones World Tour

Untungnya, Parker menerjemahkan konsepnya dengan baik dalam naskah. Sehingga—sekali lagi, cerita ini bisa diterima dengan baik oleh semua orang. Termasuk jajaran cast-nya. Lily James bahkan mengaku menitikkan air mata saat latihan menyanyi. ”Aku sangat tergerak. Aku nangis,” ungkapnya kepada USA Today. ”Aku benar-benar harus mengendalikan diri saat itu. Sungguh overwhelming,” imbuh aktris yang melejit lewat Cinderella (2014) tersebut.

mamma mia young donna
REBEL: Dari kiri, Jessica Keenan Wynn, Lily James, dan Alexa Davies memerankan versi muda Tanya, Donna, dan Rosie dalam Mamma Mia! Here We Go Again. Scene When I Kissed the Teacher ini menggambarkan masa belia Donna yang superseru dan rebelious.

Ya, setelah opening number “When I Kissed the Teacher” yang riang gembira itu, kita langsung dihajar oleh “One of Us” yang scene-nya memilukan banget. Sempat kembali happy berkat parade “Why Did It Have to Be Me” dan “Kisses of Fireyang menceritakan pertemuan Donna dengan ketiga teman one night stand-nya, penonton langsung dibikin menangis lagi ketika Donna membawakan “Andante, Andante”, “The Name of the Game”, serta “Knowing Me, Knowing You” secara beruntun. Sungguh meruntuhkan seluruh pertahanan air mata yang tersisa. Kita ikut terhanyut dengan cinta dan harapan Donna yang perlahan menjauh pergi.

Dan puncaknya adalah ketika Meryl Streep—akhirnya—muncul di layar! “My Lofe, My Life” yang dibawakannya bersama Sophie bakal menjadi scene yang akan diingat banyak orang dalam waktu sangat lama. Saking sedihnya. Saking emosionalnya. Saking menguras air matanya. 

Baca Juga: Sejarah Queen Segera Difilmkan

Jadi, selain mata bengkak dan merah serta bulu mata agak mencong gara-gara banyak diusap saat menangis, apa yang bisa kita harapkan dari Mamma Mia! Here We Go Again?

Seperti kata Parker saat ditanya soal respon penonton, ”Ini adalah film yang dibutuhkan oleh dunia. Hanya Tuhan yang tahu cobaan apa lagi yang kita terima setelah ini. Jadi kalau aku bisa sedikit saja mencerahkan hidup beberapa orang, aku akan melakukannya.”

Dan dia berhasil. (*)

Catatan Kredit
Judul film: Mamma Mia!: Here We Go Again
Produser: Judy Craymer, Gary Goetzman
Sutradara: Ol Parker
Naskah: Ol Parker
Pemain: Christine Baranski, Pierce Brosnan, Colin Firth, Lily James, Amanda Seyfried, Julie Walters, Cher, Meryl Streep
Musik: Anne Dudley
Sinematografi: Robert Yeoman
Rilis: 20 Juli 2018

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.