Rolling Stone Indonesia Hentikan Operasionalnya

Pihak penerbit mengabarkan jika mereka sudah tidak lagi memegang lisensi Rolling Stone di Indonesia, dan dikembalikan kepada pemilik merek di Amerika Serikat.

0
85
Sumber Foto: Instagram Odie Mufrodi.

GeMusik News – Kabar yang menyesakkan dada tiba-tiba datang di awal tahun 2018 ini. Salah satu media musik Rolling Stone Indonesia (RSI) resmi menyatakan berhenti mulai 1 Januari 2018. Otomatis, semua lini bisnis Rolling Stone Indonesia seperti majalah dan media online tidak beroperasi lagi.

“Pada hari ini PT a&e Media sebagai penerbit majalah Rolling Stone Indonesia dan situs Rolling Stone Indonesia mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2018 kami tidak memegang lisensi majalah Rolling Stone Indonesia dan situs Rolling Stone Indonesia untuk beroperasi di wilayah Indonesia,” tulis mereka dalam pernyataan resminya di situs RSI.

Pihak penerbit RSI juga menambahkan bahwa merek Rolling Stone Indonesia sepenuhnya akan dikembalikan kepada pemilik merek Rolling Stone di New York, Amerika Serikat dan Rolling Stone International.

Beberapa hari sebelum ini, sejumlah editor RSI juga telah ‘berpamitan’ melalui akun media sosialnya masing-masing. Salah satunya adalah Adib Hidayat, Editor in Chief RSI yang mengumumkan lewat akun Twitter-nya, “Tanggal 29 Desember 2017 menjadi hari terakhir saya bekerja di Rolling Stone Indonesia. Terimakasih untuk semua pihak yang telah banyak membantu kami selama lebih dari 12 tahun ini.”

RSI Edisi Pertama, Juni 2005.

Rolling Stone Indonesia adalah media musik di Indonesia yang merupakan franchise dari Rolling Stone, majalah musik paling terkemuka di dunia dengan referensi budaya pop dan kaitan sosial-politik terbitan dari Amerika Serikat.

Edisi cetak majalah RSI pertama kali diterbitkan di Indonesia pada bulan Juni 2005, dengan gambar sampul Bob Marley. Majalah cetaknya terbit rutin setiap bulan sampai RSI mencapai usia 12 tahun. Majalah edisi The Photo Issue yang terbit bulan Desember 2017 kemarin sepertinya bakal jadi edisi terakhir RSI dalam versi cetak.

RSI Edisi Desember 2017.

Sudah tidak perlu diragukan lagi kompetensi dan peran RSI dalam mengembangkan dunia jurnalisme musik dan khazanah industri musik di Indonesia sepanjang 12 tahun terakhir ini.

Berita bubarnya RSI menjadi pukulan yang keras bagi perkembangan jurnalisme musik, juga industri musik, di Indonesia. Dalam kurun waktu terakhir, telah ada beberapa media populer yang juga gulung tikar atau majalah cetak yang terpaksa menghentikan operasionalnya karena beberapa alasan. Sebut saja misalnya majalah Trax, Hai, atau FHM Indonesia.

Apapun yang terjadi, panjang umur jurnalisme musik!… (*)

- Happy Anniversary -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here