Selama Ada Cinta, Pasti Ada Naif

Naif baru saja melepas video musik “Selama Ada Cinta” sebagai single ketiga dari album 7 Bidadari.

0
11
Selama Ada Cinta - dok. Naif.

GeMusik –Selama Ada Cinta” merupakan single ketiga yang diambil dari album 7 Bidadari. Diciptakan oleh David Bayu, lagu ini merupakan upaya pengingat bagi dirinya sendiri untuk hidup di saat ini, sembari menikmati waktu yang sedang terjadi. Lagu ini mendapat sentuhan yang spesial dari seorang virtuoso piano Indonesia, Indra Lesmana.

Video klipnya sebenarnya sudah digarap sejak tahun 2016 saat Naif menyambangi mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Perth, Australia. Dibuat dengan konsep one-shot, video klip ini direkam di rumah sewaan panitia acara mahasiswa tersebut.

Mengenai 7 Bidadari, album ini merupakan karya rekaman teranyar sekaligus yang ketujuh selama Naif berkarir di musik Indonesia. Dirilis saat perayaan ultah ke-22 Naif pada 22 Oktober 2017 silam, lewat Konser 7 Bidadari. Album itu menjadi album yang paling lama pengerjaannya dibandingkan dengan album lainnya dari Naif – sekitar enam tahun lamanya setelah Planet Cinta (2011). Selain akibat kesibukan masing-masing personel, hal ini disebabkan karena Naif ingin membangun kembali suasana berkarya menciptakan musik seperti di album-album awal Naif.

Meskipun ada usaha untuk menangkap romantisme di masa-masa awal berkarir, album ini sama sekali bukan merupakan pengulangan atas suksesnya “Mobil Balap”, “Posessif”, “Aku Rela” dan hits lainnya yang sudah fasih didendangkan semua orang. Terdapat banyak unsur seru yang pasti belum terpikir saat era awal itu.

Misalnya irama swing dengan brass section serta Indra Lesmana di balik piano pada “Selama Ada Cinta”. Nuansa Indonesiana yang kental hadir lewat gendang dan seruling pipa di beberapa lagu. Termasuk juga string section di “7 Bidadari” garapan kolaborator langganan Naif, Oni Krisnerwinto lewat Saunine. Lalu sentuhan synth, keyboard dan piano yang merasuk oleh Khrisna di banyak nomor.

Yang jelas, semua pendengar album 7 Bidadari pasti akan merasakan atmosfer nostalgia terhadap karya-karya awal Naif, namun dengan warna yang lebih rancak dan penuh pesona. Ke-naif-an yang lebih segar ini seperti merayakan masa-masa indah kala itu. Selama ada cinta, nikmati Naif di kala senggang dan buntu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.